Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Rumah Warga Pancor Ambruk Diguyur Hujan Deras

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

 

lurah Pancor saat meninjau kondisi rumah warga yang ambruk
lurah Pancor saat meninjau kondisi rumah warga yang ambruk

 Lombokpost- Dua unit rumah milik warga Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur, NTB, ambruk. Kondisi rumah yang sudah lapuk termakan usia ini tidak bisa menahan beban setelah hujan deras yang mengguyur daerah Lombok Timur (Lotim) sejak siang sampai sore, Rabu (12/11).


Advertisement

“Kondisi rumahnya memang sudah lapuk, karena usia rumah sudah 18 tahun lebih dan tidak pernah direnovasi dan 2018 lalu juga terdampak gempa bumi," kata pemilik rumah Jannatunnaim, Kamis (13/11).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07:30 Wita. Saat itu dirinya sedang rebahan bersama anaknya. Tiba-tiba dia mendengar suara kayu patah dari atap rumah. Karena merasa curiga, dia berlari keluar rumah. Tidak lama kemudian rumah tersebut ambruk.

Rumah yang ambruk ini berjumlah dua unit, yang dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK) dengan tujuh jiwa. Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai memakan korban. Hanya saja, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta. Terlebih perabotan rumah tangga banyak yang rusak tertimbun reruntuhan.

Advertisement

“Korban tidak ada, karena begitu ada suara mencurigakan kami langsung keluar rumah. Rumah ini dulu merupakan bantuan RTLH dari lurah," imbuhnya.

Saat ini dia dan keluarga mengungsi ke rumah keluarga. Karena rumah tersebut sudah tidak bisa ditempati. Dia berharap pihak terkait bisa segera membantu untuk membangun kembali rumah tersebut.

Advertisement

Lurah Pancor Rizki Galibra Pratama setelah menerima informasi rumah ambruk tersebut. Pihaknya bersama, BPBD, Baznas, Perkim dan pihak lainnya langsung turun mengecek kondisi rumah tersebut, sekaligus mengevakuasi pemilik rumah.

“Rumah ini ada dua unit, ditempati oleh dua KK (kepala keluarga) dan tujuh jiwa. Yang kita syukuri tidak sampai ada korban jiwa, ”ujarnya.

Kata dia, rumah tersebut dalam waktu dekat ini akan mendapatkan bantuan dari Baznas Lotim. Diharapkan bantuan itu segera terealisasi, karena warga tersebut sangat membutuhkan dan rumah tidak bisa ditempati lagi.

Rumah tersebut ambruk diduga karena kondisi rumah sudah lapuk karena termakan usia. Kayu-kayu sudah lapuk dan tidak didukung konstruksi yang bagus, sehingga tidak kuat menahan berat atap rumah.

“Konstruksi bangunan memang kurang bagus, kayu yang digunakan merupakan kayu bekas,” tutupnya. (par)

Advertisement
Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Baru Direhab, Plafon SDN 3 Semaya Ambruk

Baru Direhab, Plafon SDN 3 Semaya Ambruk

Plafon ruang kelas dan teras SDN 3 Semaya, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, ambruk meski bangunan baru digunakan pada 2025 setelah direnovasi.

Pemkab Lotim Wacanakan Renovasi Seluruh Kantor Camat Tahun Depan

Pemkab Lotim Wacanakan Renovasi Seluruh Kantor Camat Tahun Depan

Pemkab Lombok Timur (Lotim) telah memprogramkan rehabilitasi seluruh kantor camat yang ada di wilayahnya pada tahun 2027 mendatang.

Atap Bocor Ganggu Belajar Siswa SMP Satap 4 Jerowaru Lombok Timur

Atap Bocor Ganggu Belajar Siswa SMP Satap 4 Jerowaru Lombok Timur

Kondisi SMP Satap 4 Jerowaru di Dusun Seriwe, Desa Seriwe, cukup memprihatinkan. Sebagian atap sekolah dan plafon berjatuhan akibat angin

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer