Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

31 Ribu UMKM di Lombok Timur Terima Modal Usaha

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

Bupati Lotim Haerul Warisin saat menyerahkan bantuan modal usaha kepada UMKM Lotim di Kecamatan Selong, Senin (24/11)
Bupati Lotim Haerul Warisin saat menyerahkan bantuan modal usaha kepada UMKM Lotim di Kecamatan Selong, Senin (24/11)
Lombokpost-Pemkab Lombok Timur (Lotim) mulai menyalurkan bantuan modal usaha untuk 31 ribu UMKM. Bantuan ini diharapkan dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan tidak digunakan untuk membayar utang.


Advertisement

“Niat pemerintah memberikan bantuan ini supaya para UMKM ini bisa dapat keuntungan dan bisa berkembang. Jadi jangan pakai untuk bayar utang.,” tegas Bupati Lotim Haerul Warisin saat menyerahkan bantuan modal usaha di Kecamatan Selong, Senin (24).

Para UMKM tersebut telah memiliki bidang usaha masing-masing dan dinyatakan layak menerima bantuan berdasarkan hasil verifikasi. Bantuan ini menyasar pedagang kecil seperti pedagang bakulan, cilok, pedagang kaki lima, sayur-mayur dan lainnya.

Lebih lanjut, bupati meminta UMKM memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Terutama pedagang sayur dengan memasukkan barang dagangan ke dapur MBG, mulai cabai, tomat, bawang, telur dan kebutuhan lainnya.

Advertisement

“Datang saja ke MBG bawa dan tawarkan, untuk meringankan kebutuhan dapur. Saya pikir semua dapur akan bersyukur dengan dibawakan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan, untuk memasukkan barang ke dapur MBG tidak diperlukan surat imbauan dari bupati.

Menurutnya pedagang telah berpengalaman dan memiliki kemampuan berdagang. Tinggal membawa bahan-bahan baku segar ke masing-masing dapur.

Advertisement

Selain bantuan modal usaha, bulan ini pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan pangan untuk masyarakat miskin alokasi Oktober-November.

Masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak per alokasi. Bantuan ini diharapkan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada bantuan beras juga bulan ini, tapi itu khusus untuk masyarakat miskin. Jadi UMKM jangan iri, karena sudah ada bagian masing-masing. Kalau ada UMKM yang belum dapat bantuan silakan lapor dengan menunjukkan bukti usaha,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lotim Baiq Farida Apriani menyampaikan, jumlah UMKM penerima bantuan sebanyak 31 ribu orang. Penyaluran pertama dilakukan di Kecamatan Selong dengan jumlah penerima 1.935 orang.

“Jumlah yang diterima masing-masing Rp 640 ribu, kecuali usaha tenun dapat Rp 1 juta. Selain tenun kita pukul rata. Total anggaran bantuan ini sebesar Rp 20 miliar. Kita targetkan pendistribusian selesai 19 Desember,” ungkapnya.

Advertisement
Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Warga Lombok Timur Terima Pelatihan UMKM

Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Warga Lombok Timur Terima Pelatihan UMKM

Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.

VCO Bongak Padukan Pemberdayaan Masyarakat dan Kelestarian Alam

VCO Bongak Padukan Pemberdayaan Masyarakat dan Kelestarian Alam

Aroma khas kelapa menyeruak di ruang produksi Virgin Coconut Oil (VCO) di Dusun Bongak, Desa Tumpak, Lombok Tengah.

Lotim Berkembang Gandeng Bank Daerah  Salurkan KUR untuk UMKM

Lotim Berkembang Gandeng Bank Daerah Salurkan KUR untuk UMKM

Pemkab Lotim kembali meluncurkan program bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Lotim Berantas Rentenir melalui kredit tanpa bunga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer