Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Dusun Aik Beta Lombok Timur Bangun Jembatan Bambu

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯
Seorang warga Dusun Aik Beta Desa Perigi sedang berjalan di jembatan bambu yang dibuat secara swadaya oleh masyarakat, untuk memperlancar aktivitas sehari-hari.
Seorang warga Dusun Aik Beta Desa Perigi sedang berjalan di jembatan bambu yang dibuat secara swadaya oleh masyarakat, untuk memperlancar aktivitas sehari-hari.

Lombokpost-Warga Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Lombok Timur terpaksa membangun jembatan menggunakan bahan seadanya secara swadaya.


Advertisement

Langkah ini dilakukan karena jembatan sementara yang dijanjikan pemerintah belum juga dibangun.

“Pembuatan jembatan ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Karena sejak terputusnya jembatan itu aktivitas warga cukup terganggu. Dulu (November, Red) dijanjikan 3-4 hari akan dibangun jembatannya tapi sampai sekarang belum juga dibangun,” terang Jupli, salah seorang warga Dusun Aik Beta.

Untuk memperlancar aktivitas warga pascajembatan utama terputus akibat diterjang arus sungai, warga Dusun Aik Beta membangun jembatan bambu sepanjang sekitar tiga meter di tengah sungai.

Advertisement

Namun, jembatan tersebut dinilai cukup berbahaya karena berada tepat di aliran sungai.

Terlebih, anak-anak yang bersekolah dan mengaji setiap hari harus melewati jembatan itu.

Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan mereka apabila debit air sungai tiba-tiba meningkat.

Advertisement

“Yang kami takutnya saat melewati jembatan di tengah sungai itu tiba-tiba airnya besar dan membahayakan anak-anak, terutama yang pulang pergi mengaji malam hari,” katanya.

Keberadaan jembatan bambu itu dinilai cukup membantu masyarakat, meskipun diakui tidak dapat bertahan lama.

Pembangunan jembatan darurat tersebut juga menjadi bentuk kekecewaan warga setempat karena hampir satu bulan aktivitas masyarakat terganggu.

“Kami harap pemerintah bisa secepatnya mendatangkan Jembatan Bailey yang dijanjikan sebelumnya, agar aktivitas masyarakat kembali normal seperti sediakala,” katanya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Lotim Lalu Muliadi menyampaikan pembangunan Jembatan Bailey tersebut dalam waktu dekat segera terealisasi.

Bahkan pada Selasa, BPBD NTB tengah menjemput rangka jembatan ke Bali.

“Hari ini sedang dalam penjemputan rangka jembatannya ke Bali oleh BPBD Provinsi NTB selaku leading sektor,” terangnya.

Rangka jembatan tersebut diharapkan segera tiba dan bisa langsung dipasang. Pemasangan ditargetkan awal Januari 2026 sehingga dapat dilalui kembali oleh masyarakat Dusun Aik Beta.

Sementara itu, ia mengapresiasi pembangunan jembatan sementara yang dilakukan warga menggunakan bambu.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi upaya antisipasi potensi banjir susulan serta memastikan masyarakat tidak terisolasi.

“Bagus itu, artinya ini sebagai upaya agar transportasi publik tidak terputus dan aktivitas bisa berjalan,” tutupnya. (par/r7)

 

 

 

 

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

NTB Kejar Dukungan Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Melalui IJD

NTB Kejar Dukungan Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Melalui IJD

Pemprov NTB usulkan tujuh ruas jalan dan sejumlah jembatan melalui program Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat penanganan infrastruktur.

Sinergi Satgas TMMD ke-130 Kodim 1620/Loteng dan Masyarakat, Bangun Jembatan dan Jalan Usaha Tani

Sinergi Satgas TMMD ke-130 Kodim 1620/Loteng dan Masyarakat, Bangun Jembatan dan Jalan Usaha Tani

Satgas TMMD ke-130 bersama warga bahu-membahu membangun jembatan dan jalan baru demi meningkatkan perekonomian warga

Melihat dari Dekat Persoalan, Tradisi, dan Potensi di Kecamatan Lingsar: Jalur Maut Dusun Prabe (1)

Melihat dari Dekat Persoalan, Tradisi, dan Potensi di Kecamatan Lingsar: Jalur Maut Dusun Prabe (1)

Jerat infrastruktur rusak di wilayah pedalaman kembali menelan korban jiwa. Akses jalan menuju Dusun Prabe, Desa Batu Mekar, Lingsar hancur.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer