Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekda Klaim Lotim Sudah Swasembada Beras

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯
Sekda Lotim M Juaini Taofik saat menghadiri acara tasyakuran swasembada pangan, Rabu (7/1)
Sekda Lotim M Juaini Taofik saat menghadiri acara tasyakuran swasembada pangan, Rabu (7/1)

LombokPost - Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur (Lotim) M Juaini Taofik mengklaim Lotim telah mewujudkan swasembada beras. Hal ini berkat kolaborasi sejumlah pihak, mulai dari penyuluh pertanian, Kodim 1615/Lotim, petani, Bulog, hingga Pupuk Indonesia.


Advertisement

"Untuk mewujudkan swasembada beras ini bukan hal yang mudah. Untuk itu kami sangat mengapresiasi semua pihak atas kerja sama ini," terang Juaini saat Tasyakuran Swasembada Pangan, Rabu (26/1).

Dikatakannya, kebutuhan beras sebagai bahan pokok cukup tinggi sehingga kerap memicu fluktuasi harga di pasaran. Karena itu, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan dan pasokan beras di daerah guna menjamin stabilitas harga.

Ia berharap swasembada beras yang telah diwujudkan ini dapat berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

Advertisement

"Kami harap pencapaian ini tidak hanya bertahan satu dua tahun, tapi harus seterusnya," katanya.

Ketua DPD Perhiptani Lotim Lalu Muhammad Zainudin menegaskan, penyuluh pertanian berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mendukung tercapainya ketahanan pangan menuju swasembada pangan.

"Kami berharap sinergitas yang telah terbangun dalam upaya program pembangunan pertanian dapat terus ditingkatkan," katanya.

Advertisement

Terpisah, Kepala Bulog Lotim Supermansah menyampaikan, stok beras di NTB khususnya Lotim saat ini cukup melimpah. Persediaan yang ada diperkirakan mencukupi hingga dua tahun ke depan dan menjadi stok terbanyak sepanjang sejarah.

"Ini tumben stok terbanyak, di awal tahun. Stok yang ada saat ini Insya Allah aman hingga 2 tahun mendatang," tegasnya.

Menurutnya, melihat kondisi stok saat ini, Lotim sudah bisa dikatakan berhasil mewujudkan swasembada beras. Terlebih pada Maret-April mendatang akan kembali dilaksanakan panen raya.

Stok beras di gudang Bulog Lotim saat ini mencapai 28,5 ribu ton setara beras. Pada panen raya tahun 2025 lalu, capaian penyerapan gabah kering panen (GKP) mencapai 68 ribu ton atau sekitar 35,4 ribu ton setara beras. (par/r7)

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tani Merdeka Kawal Swasembada Pangan

Tani Merdeka Kawal Swasembada Pangan

Dewan Pengurus (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi NTB melantik pengurus DPD TMI Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Loteng dan Lobar

Mentan Amran Kenalkan Teknologi Budidaya PM-AAS, Bidik Indonesia Jadi Eksportir Beras

Mentan Amran Kenalkan Teknologi Budidaya PM-AAS, Bidik Indonesia Jadi Eksportir Beras

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimistis Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara pengekspor beras melalui penerapan

59 Tahun BULOG, Menjaga Dapur Bangsa Tetap Berasap

59 Tahun BULOG, Menjaga Dapur Bangsa Tetap Berasap

BULOG cetak sejarah kuasai 5,3 juta ton beras di usia 59 tahun. Strategi jemput bola di NTB perkuat stok demi swasembada nasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer