Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sempat tertutup Langsor, Akses Jalur Wisata Sembalun Kembali Normal

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

Petugas kepolisian bersama TNI, Satpol-PP saat membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan menuju Pusuk Sembalun
Petugas kepolisian bersama TNI, Satpol-PP saat membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan menuju Pusuk Sembalun
 


Advertisement

Lombokpost-Jalur wisata Pusuk Sembalun kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. Jalur ini sempat tertutup material longsor di Desa Sembalun Bumbung pada Kamis (15/1) siang akibat hujan deras empat hari berturut-turut.

"Alhamdulillah sudah aman, sudah normal untuk dilalui kendaraan," terang Camat Sembalun Suherman kepada Lombok Post, Jumat (16/1).

Suherman yang akrab disapa Edmond ini mengakui kondisi Sembalun tetap aman, baik sektor pertanian maupun kondisi alam, meski terus diguyur hujan intensitas tinggi.

Advertisement

Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat yang berlibur ke Sembalun tetap waspada lantaran intensitas hujan disertai angin kencang cukup tinggi.

"Di samping itu, ada potensi pohon tumbang dan longsor di sepanjang jalur menuju Sembalun. Jadi masyarakat yang hendak ke Sembalun tetap waspada," katanya.

Cuaca ekstrem turut memicu kabut tebal yang menyelimuti jalur Sembalun sehingga jarak pandang terbatas. Kondisi yang sulit diprediksi ini berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Ia berharap masyarakat mencari informasi terbaru kondisi cuaca di Sembalun, terutama di jalur Pusuk.

Advertisement

Kapolsek Sembalun Iptu Lalu Subadri memastikan per Jumat (16/1), jalur Pusuk Sembalun bersih dari material longsor dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Material longsor yang sempat menghambat arus lalu lintas telah dibersihkan secara total. Saat ini, jalur sudah terbuka penuh dan aman untuk dilewati masyarakat," ujar Iptu Lalu Subadri.

Meski normal, pihaknya tetap menyiagakan personel untuk memantau titik rawan di sepanjang Pusuk Sembalun. Kondisi tanah di sekitar tebing menjadi perhatian khusus karena wilayah tersebut kerap diguyur hujan intensitas tinggi.

"Kami mengimbau pengendara tetap fokus saat melintasi tebing yang labil. Kurangi kecepatan saat hujan dan angin kencang. Dan segera melapor ke pihak kepolisian jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah di bahu jalan," tutupnya. (par/r7)

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cerita Si Kober, Penjual Cilok "Barbar"yang Viral di Pusuk Sembalun

Cerita Si Kober, Penjual Cilok "Barbar"yang Viral di Pusuk Sembalun

Tidak sulit menemukan sosok Kober di jalur wisata Pusuk Sembalun. Suaranya lebih dulu terdengar sebelum lapak ciloknya terlihat. Dengan gaya

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi Sigumi untuk Mitigasi Bencana Gunung Rinjani

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi Sigumi untuk Mitigasi Bencana Gunung Rinjani

Pemkab Lombok Timur (Lotim) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Gunung Merapi Inklusif (SIGUMI) sebagai upaya mitigasi bencana alam.

EWS Gumi Sasak Perkuat Mitigasi Bencana di Lotim

EWS Gumi Sasak Perkuat Mitigasi Bencana di Lotim

Pemkab Lombok Timur (Lotim) bersama Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mengembangkan aplikasi Early Warning System (EWS) Gumi Sasak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer