Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Target PAD Lotim Naik Jadi Rp 584 Miliar

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

 

Muksin
Muksin


Advertisement

LombokPost - Pemkab Lombok Timur (Lotim) menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 menjadi Rp 584 miliar. Langkah ini diambil menyusul capaian PAD Lotim tahun 2025 yang menembus angka 99,58 persen atau Rp 554 miliar lebih.

“Iya, target kita naik. Karena capaian kita di 2025 hampir 100 persen. Capaian di tahun 2025 mencapai 99,58 persen dari target,” terang Kepala Bapenda Lotim Muksin, Minggu (18/1).

Muksin menjelaskan, peningkatan target PAD 2026 menjadi acuan penting bagi Pemkab Lotim untuk menyusun langkah strategis sejak awal tahun. “Penarikan PAD harus kita persiapkan secara matang melalui pemetaan sumber-sumber pendapatan potensial,” jelasnya.

Advertisement

Untuk tahun 2026, Bapenda Lotim sendiri ditargetkan menyumbang PAD sebesar Rp 234 miliar. Target ini meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 207 miliar. Pihaknya mulai memfokuskan perhatian pada sektor-sektor penyumbang pendapatan terbesar.

Beberapa sumber PAD utama yang menjadi prioritas penguatan yakni Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan target sekitar Rp 30 miliar, pajak MBLB sebesar Rp 25 miliar, BBNKB sebesar Rp 41,7 miliar, serta PKB sebesar Rp 42,2 miliar.

“Selain itu, sektor pajak lainnya seperti pajak makan dan minum kita ditargetkan Rp 12 miliar, kemudian pajak hotel Rp 4,5 miliar, pajak reklame Rp 4 miliar dan sumber-sumber PAD lainnya,” ungkapnya.

Advertisement

Guna mencapai target tersebut, Bapenda mulai memetakan sumber pendapatan secara rinci. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penarikan PAD tahun 2026 agar target dapat tercapai. Melihat potensi dan capaian tahun 2025, Muksin optimistis target 2026 bisa tembus 100 persen.

Sebelumnya, Bupati Lotim Haerul Warisin menjanjikan hadiah umrah bagi dua orang pegawai Bapenda Lotim atas prestasinya menggenjot capaian PAD 2025 yang dinilai terbaik sepanjang sejarah.

“Saya sangat mengapresiasi mereka (Bapenda), telah bekerja dengan baik, dengan semangat. Saya bangga dengan mereka,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin. (par/r7)

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pelaku Usaha Beromzet Rp 4,8 Miliar Tetap Bisa Gunakan Tarif 0,5 Persen

Pelaku Usaha Beromzet Rp 4,8 Miliar Tetap Bisa Gunakan Tarif 0,5 Persen

Pelaku  usaha dengan omzet tahunan hingga Rp 4,8 miliar masih dapat memanfaatkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final sebesar 0,5 persen.

Kejar Potensi Pajak Kendaraan, Bapenda NTB Siapkan Layanan Digital

Kejar Potensi Pajak Kendaraan, Bapenda NTB Siapkan Layanan Digital

Bapenda NTB menggandeng BRI melalui layanan BRILink dan Agen Samsat untuk mempermudah pembayaran PKB hingga pelosok desa.

Setoran Pajak Usaha Pariwisata Masih Minim

Setoran Pajak Usaha Pariwisata Masih Minim

Dari puluhan usaha pariwisata di Kecamatan Sembalun, sejauh ini baru tiga yang memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer