Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mesin Baru PLTD Picu Protes Warga Paokmotong

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯
Sejumlah perwakilan warga bersama Polsek Masbagik dan jajaran ULP PLTD Paokmotong saat melihat kondisi mesin baru PLN yang akan dioperasikan.
Sejumlah perwakilan warga bersama Polsek Masbagik dan jajaran ULP PLTD Paokmotong saat melihat kondisi mesin baru PLN yang akan dioperasikan.

Advertisement

 

LombokPost-Warga Desa Paokmotong mendatangi Kantor Unit Layanan Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (ULP PLTD) Paokmotong Kecamatan Masbagik untuk menyampaikan penolakan terhadap rencana penambahan mesin baru berkapasitas 15 megawatt.

Penambahan mesin PLTD Paokmotong tersebut dinilai berpotensi memperparah dampak lingkungan, terutama kebisingan yang selama ini sudah dirasakan masyarakat sekitar.

Advertisement

Perwakilan warga Paokmotong Hasnayadi Sukran mengatakan, keberadaan mesin yang ada saat ini saja sudah sangat mengganggu aktivitas warga karena beroperasi selama 24 jam.

Ia khawatir penambahan mesin baru akan memperburuk kondisi tersebut.

Advertisement

“Dengan masuknya mesin baru ini, tentu akan semakin menambah kebisingan. Mesin yang sudah ada saja kami sudah sangat merasa terganggu selama 24 jam apalagi di tambah lagi,” terangnya, Jumat (3/4).

Ia meminta sebelum mesin baru dioperasikan, pihak PLN terlebih dahulu melakukan uji ambang batas kebisingan.

Hal ini penting untuk memastikan dampak suara tidak semakin mengganggu masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar lokasi PLTD Paokmotong.

Selain kebisingan, warga juga menyoroti potensi peningkatan polusi udara yang dinilai berdampak pada kesehatan masyarakat. Selama ini, warga mengaku sudah lama merasakan dampak tersebut

“Kami menikmati itu ( polusi) sudah belasan tahun, sekarang ditambah lagi. Kami berharap manajemen PLN melakukan uji dulu dan sosialisasi dampak-dampak dari mesin ini sebelum dipasang,” katanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Terpeleset di Lendang Panas Rinjani, WNA Prancis Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Terpeleset di Lendang Panas Rinjani, WNA Prancis Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

WNA Prancis cedera usai terpeleset di Lendang Panas Rinjani. Tim SAR Gabungan berhasil evakuasi korban secara estafet.

RUU Sejak 2013 Belum Terwujud, KP3S Tagih Provinsi Pulau Sumbawa

RUU Sejak 2013 Belum Terwujud, KP3S Tagih Provinsi Pulau Sumbawa

KP3S mendesak pemerintah pusat merealisasikan RUU Provinsi Pulau Sumbawa demi mendekatkan pelayanan bagi 1,3 juta penduduk.

Jalan Provinsi Masih Gelap, PJU Hanya Dianggarkan Rp 2 Miliar, DPRD Dorong Pemerataan 

Jalan Provinsi Masih Gelap, PJU Hanya Dianggarkan Rp 2 Miliar, DPRD Dorong Pemerataan 

Ruas jalan provinsi di Pulau Lombok dan Sumbawa masih membutuhkan banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) karena jalan masih gelap gulita.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer