Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FKKD Minta Pilkades Tak Ditunda

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯
Ketua FKKD Lotim Khaerul Ihsan (DOK/LOMBOK POST)
Ketua FKKD Lotim Khaerul Ihsan (DOK/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost - Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur (Lotim) mendorong pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak digelar pada akhir 2026.

Hal itu menyusul terbitnya peraturan pemerintah (PP) yang sebelumnya menjadi alasan penundaan.

Ketua FKKD Lotim Khaerul Ihsan mengatakan, tidak ada lagi alasan untuk menunda pelaksanaan Pilkades hingga 2027.

“Kalau sebelumnya alasan diundur ke 2027 karena terkendala PP, sekarang PP sudah turun. Untuk itu kami mendorong supaya Pilkades bisa dilakukan tahun ini,” katanya.

Ia menyebut sejumlah kabupaten di NTB juga menggelar Pilkades serentak tahun ini, seperti Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Sumbawa.

Advertisement

Jika kembali ditunda hingga 2027, menurutnya akan menambah beban, terutama beban sosial bagi para kepala desa.

FKKD, kata dia, akan terus mengawal agar Pilkades serentak dapat dilaksanakan pada 2026.

Bahkan, perwakilan FKKD telah mendampingi Sekda Lotim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk berkonsultasi terkait pelaksanaan Pilkades.

“Yang diperjelas dalam kunjungan itu terkait pencalonan kades petahana setelah perpanjangan masa jabatan delapan tahun, termasuk soal pesangon bagi kades yang masa jabatan berakhir,” ujarnya.

Ia menyebut pada Mei mendatang terdapat sekitar 86 kepala desa yang akan berakhir masa jabatannya. Selanjutnya, pada Agustus sebanyak 54 kepala desa dan pada Desember delapan kepala desa. Selain itu, terdapat 14 desa yang saat ini masih dipimpin pejabat sementara (Pjs).

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dana Penghargaan Kemendagri Dialokasikan untuk Sektor Pelayanan Dasar

Dana Penghargaan Kemendagri Dialokasikan untuk Sektor Pelayanan Dasar

Total dana penghargaan senilai Rp 10,5 miliar tersebut dipastikan bakal langsung dikucurkan untuk memperkuat berbagai program prioritas

Masuk 10 Besar Nasional, NTB Raih Peringkat ke-8 Provinsi Terinovatif se-Indonesia

Masuk 10 Besar Nasional, NTB Raih Peringkat ke-8 Provinsi Terinovatif se-Indonesia

NTB menempati posisi ke-8 secara nasional dengan raihan skor indeks sebesar 73,25.

KLU Borong Dua Penghargaan Nasional, Dapat Insentif Rp2 Miliar

KLU Borong Dua Penghargaan Nasional, Dapat Insentif Rp2 Miliar

Prestasi Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Ber

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer