Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Lotim Desak SiLPA Segera Dipakai

S
Penulis: Supardi❯
PARIPURNA: Bupati Lombok Timur saat Penyampaian penjelasan kepala daerah atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2025.
PARIPURNA: Bupati Lombok Timur saat Penyampaian penjelasan kepala daerah atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lombok Timur Tahun Anggaran 2025.

Advertisement

LombokPost-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim) menyoroti Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD 2025 yang mencapai Rp 104,334 miliar. DPRD mendorong anggaran itu segera dimanfaatkan.

“Setiap tahun SiLPA kita tidak sebesar itu. Kemarin kami bersama Komisi III menanyakan kepada BPKAD, Bapenda apa penyebab SiLPA ini terjadi. Sehingga kami minta agar itu segera dimanfaatkan,” terang Wakil Ketua Komisi III DPRD Lotim Faruk Bawazier, Selasa (30/6).

Ia menekankan SiLPA harus segera dimanfaatkan. Mengingat banyak masukan dan keluhan masuk ke DPRD dari masyarakat. Terutama karena masih banyak infrastruktur yang belum terakomodasi.

Sementara rencana bupati menggunakan SiLPA untuk membayar utang pembangunan infrastruktur melalui skema tahun jamak akan dievaluasi DPRD Lotim. “Kenapa tidak bisa langsung? Kalau memang mekanismenya harus seperti itu, tentu juga ada langkah-langkah yang harus kita penuhi dulu,” jelasnya.

Ia kembali menekankan SiLPA itu dapat dimanfaatkan dengan segera. Saat ini tahun anggaran 2026 sudah berjalan enam bulan. Karena itu, Pemkab Lotim diharapkan dapat memanfaatkannya pada tahun ini.

Advertisement

Jika dalam satu tahun SiLPA tidak bisa digunakan, pihaknya akan memberikan teguran. Bahkan, DPRD akan melayangkan surat ke Pemkab Lotim. Ia menekankan agar Pemkab Lotim tidak membiasakan SiLPA muncul setiap tahun. Terlebih, Menteri Keuangan telah memberikan arahan agar anggaran dimanfaatkan seluas-luasnya untuk pembangunan daerah.

“Apakah ada pelanggaran atau tidak, nanti kita akan lihat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lotim Haerul Warisin menyampaikan bahwa SiLPA 2025 disiapkan untuk berjaga-jaga dan akan digunakan membayar utang. Salah satunya utang aspal pada program pembangunan infrastruktur jalan dengan skema tahun jamak.

“Makanya kita tidak perlu merasa berat karena sudah ada yang kita cadangkan. Kita tidak ingin terjadi defisit sehingga dari tahun 2025 kita sudah cadangkan yang kita akan bayar tahun 2026,” ujarnya. (par/r7)

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Akomodasi Paripurna! Menakar Seberapa Leluasa dan Fungsionalnya Kabin Mitsubishi New Xpander untuk Jagoan Keluarga

Akomodasi Paripurna! Menakar Seberapa Leluasa dan Fungsionalnya Kabin Mitsubishi New Xpander untuk Jagoan Keluarga

Mengulik kelegaan kabin Mitsubishi New Xpander. Punya 19 kompartemen dan bagasi hingga 1.630 liter yang siap manjakan penumpang.

Rapat Paripurna Memanas, Muzihir dan Akri Saling Pecat dari Jabatan AKD dan Fraksi PPP DPRD NTB 

Rapat Paripurna Memanas, Muzihir dan Akri Saling Pecat dari Jabatan AKD dan Fraksi PPP DPRD NTB 

Konflik di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berlanjut ke dalam rapat paripurna DPRD NTB, Senin (25/5).

Diusut Jaksa, KPU Lombok Barat Kembalikan Silpa Dana Hibah Rp 1,4 Miliar 

Diusut Jaksa, KPU Lombok Barat Kembalikan Silpa Dana Hibah Rp 1,4 Miliar 

Penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Barat (Lobar) masih berlanjut. Penyidik Kejari Mataram

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer