Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Dampak Jaminan Sosial melalui PEKA

S
Penulis: Supardi❯
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat

Advertisement

LombokPost-BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat dampak program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Program  Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA), sebagai upaya mendorong keluarga pekerja tetap produktif dan mandiri setelah menerima manfaat jaminan sosial.

Bersama Bank NTB Syariah, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pelatihan, pendampingan, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan kepada 52 penerima manfaat yang merupakan ahli waris peserta di Provinsi NTB.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat menyampaikan program PEKA merupakan inovasi BPJS Ketenagakerjaan yang dirancang untuk membantu ahli waris membangun kembali kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha produktif.

"Melalui program ini, manfaat jaminan sosial diharapkan tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif jangka pendek, tetapi juga menjadi modal usaha yang mampu menciptakan sumber penghasilan baru sehingga keluarga peserta dapat bangkit dan mandiri secara ekonomi, " Terang Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, Kamis (8/7).

Saiful Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada Bank NTB Syariah atas kolaborasi yang terjalin dalam mendukung keberhasilan Program PEKA.

Advertisement

Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata komitmen bersama untuk menghadirkan perlindungan yang tidak berhenti pada pembayaran manfaat, tetapi juga membantu keluarga peserta agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi.

Menurut Saiful, PEKA merupakan implementasi nyata semangat value beyond protection, di mana BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir ketika risiko terjadi melalui pembayaran manfaat jaminan sosial, tetapi juga mendampingi peserta dan keluarganya agar kembali berdaya dan memiliki sumber penghidupan yang berkelanjutan.

"Program PEKA dijalankan melalui prinsip 3P, yaitu Pelatihan, Produktivitas, dan Profit, sehingga para penerima manfaat memperoleh keterampilan, mampu mengembangkan usaha produktif, serta memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan," tambahnya.

Manfaat BPJS Ketenagakerjaan telah dirasakan secara nyata oleh masyarakat NTB.

Sepanjang tahun 2025, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat sebesar Rp430,93 miliar untuk 50.006 klaim kepada peserta dan ahli waris di wilayah tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jembatani Pekerja Informal ke Era Digital, Program PERISAI BPJS Ketenagakerjaan Buka Peluang Penghasilan Tambahan Bagi Warga

Jembatani Pekerja Informal ke Era Digital, Program PERISAI BPJS Ketenagakerjaan Buka Peluang Penghasilan Tambahan Bagi Warga

Bantu pekerja informal dapat jaminan sosial, program PERISAI BPJS Ketenagakerjaan tawarkan penghasilan tambahan bagi masyarakat.

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Manfaat Program Sebesar Rp1,2 Milyar Saat Penutupan Festival Muharram

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Manfaat Program Sebesar Rp1,2 Milyar Saat Penutupan Festival Muharram

Pada malam penutupan festival Muharam. BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemkab Lombok Timur menyalurkan klaim manfaat program kepda Ahli waris

Kabar Gembira Bagi Pekerja! Korban Kecelakaan Kerja dan Lalu Lintas Kini Dijamin Lebih Cepat, BPJS Ketenagakerjaan-Jasa Raharja Satukan Aplikasi

Kabar Gembira Bagi Pekerja! Korban Kecelakaan Kerja dan Lalu Lintas Kini Dijamin Lebih Cepat, BPJS Ketenagakerjaan-Jasa Raharja Satukan Aplikasi

Aplikasi BPJS Ketenagakerjaan & Jasa Raharja resmi terintegrasi! Klaim penjaminan kecelakaan kini makin kilat dan seamless.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer