
LombokPost--Limbah pertanian yang selama ini kerap terbuang kini didorong menjadi sumber pakan alternatif bagi ternak.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gunung Rinjani (UGR) Angkatan XXVII Desa Rarang, Lombok Timur mengedukasi peternak cara mengolah limbah pertanian menjadi pakan ternak silase melalui proses fermentasi, Rabu (26/8).
Kegiatan ini menyasar para peternak sapi dari 10 dusun di Desa Rarang. Selain mendapatkan pemahaman mengenai manfaat silase, para peternak juga diajak praktik langsung membuat pakan fermentasi dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar mereka.
Pemateri dari petugas peternakan, Lalu Muhammad Abdul Hayi, A.Md, menjelaskan proses pengolahan limbah pertanian menjadi silase.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan silase, manfaat fermentasi, bahan yang dapat digunakan, hingga tahapan pembuatannya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Rarang Lalu Yuli Hamdani dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UGR, Pegiawan Basopi, M.Pd.
Setelah pemaparan materi, mahasiswa KKN bersama peternak langsung mempraktikkan pembuatan silase fermentasi. Mulai dari menyiapkan bahan, melakukan pencampuran, hingga memasuki tahap fermentasi.
Pemanfaatan teknologi silase ini diharapkan menjadi solusi bagi peternak saat ketersediaan pakan hijauan terbatas.
Di sisi lain, limbah pertanian yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat diolah menjadi pakan yang lebih tahan disimpan dan memiliki nilai guna.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




