Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalur Sembalun Didominasi Pendaki Mancanegara

S
Penulis: Supardi❯
Pendaki saat melakukan registrasi di resort Sembalun pada hari pertama pembukaan pendakian Gunung Rinjani.
Pendaki saat melakukan registrasi di resort Sembalun pada hari pertama pembukaan pendakian Gunung Rinjani.

Advertisement

 
LombokPost-Pendakian Gunung Rinjani melalui jalur Sembalun sepanjang 2026 didominasi wisatawan mancanegara. Sejak Januari hingga 27 Agustus, tercatat 23.275 pendaki mancanegara dan 17.736 pendaki nusantara melalui jalur tersebut.

“Rinjani memang memiliki daya tarik bagi wisatawan asing. Hingga bulan ini Pendaki mancanegara yang mendaki melalui Sembalun mencapai 23.275 orang. Sedangkan pendaki nusantara sejumlah 17.736 orang,” terang Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Astekita Ardiaristo, Jumat (28/8).

Kata dia, sejak 1-27 Agustus, kunjungan wisatawan ke Rinjani dari jalur Sembalun untuk wisatawan asing tercatat sebanyak 5.825 orang. Kemudian, wisatawan nusantara sebanyak 3.862 orang.

Wisatawan asing yang berkunjung ke Rinjani berasal dari 93 negara yang didominasi wisatawan asal Prancis. Kemudian disusul wisatawan asal Belanda, Jerman, Australia, Belgia, China, Malaysia, Inggris, Spanyol, dan Swiss.

“Wisatawan yang berkunjung ke Rinjani ini bukan hanya semata-mata untuk mengejar puncak. Tapi mereka kadang mencari pengalaman di kawasan taman nasional,” jelasnya.

Advertisement

Selain ke puncak, para pendaki juga banyak menikmati keindahan alam sekitar seperti savana, hutan tropis, Segara Anak, matahari terbenam, dan matahari terbit di Rinjani. Selain itu, mereka juga sangat tertarik dengan budaya masyarakat yang ada di lingkar Rinjani.

Keindahan alam dan budaya masyarakat sekitar menjadi nilai lebih sekaligus daya tarik Rinjani di mata wisatawan asing.

Tingginya kunjungan wisatawan asing ini membuka ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung aktivitas pendakian.

“Porter, guide, dan Trekking Organizer (TO) menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada pendaki. Untuk itu kami mendorong supaya meningkatkan standar pelayanan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga tengah berupaya agar para porter, guide, dan TO yang mendampingi wisatawan dapat tersertifikasi.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Unram-BRIN Kembangkan Aplikasi Keamanan Pendaki Rinjani

Unram-BRIN Kembangkan Aplikasi Keamanan Pendaki Rinjani

Akademisi Universitas Mataram bersama BRIN akan mengembangkan aplikasi trekking untuk meningkatkan keamanan pendaki Gunung Rinjani.

Siapkan Tempat Pemeriksaan Khusus bagi Pendaki Rinjani

Siapkan Tempat Pemeriksaan Khusus bagi Pendaki Rinjani

Pemkab Lombok Timur (Lotim) akan menyiapkan tempat pemeriksaan kesehatan khusus bagi calon pendaki Gunung Rinjani agar pendaki selamat

Pendaki Gunung Tambora Ketahuan Bawa Lima Poket Sabu, Kabur saat Diperiksa Polisi

Pendaki Gunung Tambora Ketahuan Bawa Lima Poket Sabu, Kabur saat Diperiksa Polisi

Seorang pendaki Gunung Tambora, Kabupaten Bima, berinisial RH, 19 tahun, kepergok membawa narkotika jenis sabu. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer