
LombokPost-Kondisi tiga ruang kelas dan satu ruang guru SDN 2 Batu Putik, Kecamatan Keruak, Lombok Timur semakin memprihatinkan.
Sebagian plafon, genteng, dan kayu atap sekolah sudah berjatuhan sehingga dikhawatirkan mengancam keselamatan siswa.
“Ruangan itu saat ini masih digunakan oleh kelas 3A, 4B dan kelas 5A, meskipun kondisinya sangat parah, karena tidak ada lagi ruangan yang bisa digunakan untuk belajar,” terang Kepala SDN 2 Batu Putik Muhsan kepada Lombok Post, Kamis (10/9).
Kata dia, saat musim hujan ruangan itu bocor di mana-mana sehingga proses belajar mengajar dipindahkan ke teras sekolah.
Hal itu dilakukan karena dikhawatirkan bangunan roboh secara tiba-tiba.
Kerusakan itu sudah terjadi sejak lama, bahkan sebelum dirinya pindah ke sekolah itu.
Sekolah sudah sering diajukan untuk mendapat perbaikan, tetapi hingga saat ini belum terealisasi.
“Sebelum saya di sini kondisi sekolah sudah seperti ini, saya pindah itu tahun 2023, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan untuk direnovasi,” imbuhnya.
Pada 2024, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sebelumnya juga telah meninjau langsung kondisi sekolah.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





