Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Damkarmat Lotim Bentuk Relawan Pemadam di 10 Desa

Supardi
Penulis: Supardi❯
PADAMKAN API: Relawan pemadam kebakaran saat mengikuti pelatihan memadamkan api, setelah dikukuhkan di kantor Damkarmart Lotim.
PADAMKAN API: Relawan pemadam kebakaran saat mengikuti pelatihan memadamkan api, setelah dikukuhkan di kantor Damkarmart Lotim.

Advertisement

LombokPost-Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Timur (Lotim) membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dengan 72 anggota di 10 desa yang tersebar di tiga kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

“Ini juga untuk memperkuat sinergi antara petugas pemadam kebakaran dan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan masing-masing,” terang Kepala Damkarmat Lotim Widayat, Kamis (22/10).

Pembentukan Redkar ini juga dinilai penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap bahaya kebakaran serta mampu melakukan pencegahan sejak dini.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa api bukan semata-mata untuk ditakuti, tetapi harus dipahami dan dikendalikan dengan benar agar tidak menimbulkan kebakaran yang merugikan.

“Kepedulian dan kerja sama dengan seluruh masyarakat sangat diperlukan agar potensi kebakaran dapat dicegah lebih awal,” ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Damkarmat Lotim Athar menjelaskan, pembentukan dan pengukuhan Redkar ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan tentang Pedoman Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran.

“Pembentukan Redkar ini bertujuan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta penyelamatan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Setelah pembentukan, para relawan diberikan pemahaman agar tanggap dan sigap dalam memberikan penanganan awal ketika terjadi kebakaran sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Selain itu, relawan juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan bahaya kebakaran dan langkah-langkah keselamatan. Dengan demikian, masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menghadapi potensi kebakaran.

“Melalui pembentukan dan pengukuhan ini, kita berharap para relawan dapat berperan aktif dan menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, melakukan pencegahan, serta membantu penanganan awal jika terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Advertisement
Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kasus Kebakaran Lombok Barat Melonjak 190 Persen

Kasus Kebakaran Lombok Barat Melonjak 190 Persen

Langkah pencegahan terpadu diharapkan mampu menekan risiko kerugian materiil serta melindungi keselamatan jiwa warga Kabupaten Lombok Barat.

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Mitigasi Kebakaran di Ende

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Mitigasi Kebakaran di Ende

Pemkab Lombok Tengah memperkuat mitigasi kebakaran di Desa Wisata Ende dengan menyalurkan bantuan alat pemadam api ringan (APAR).

Asap Masih Mengepul, Kebakaran di Kawasan Rinjani Capai 1.098 Hektare

Asap Masih Mengepul, Kebakaran di Kawasan Rinjani Capai 1.098 Hektare

Kebakaran TNGR berdampak pada 1.098,75 hektare, sementara bara masih menyala dan jalur pendakian Senaru serta Torean ditutup sementara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer