
LombokPost-Fenomena balap sepeda liar di kalangan anak-anak dan remaja di Lombok Timur (Lotim) semakin marak dan meresahkan warga.
Aksi itu dilakukan dengan memanfaatkan jalan raya sehingga mengganggu lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.
“Di satu sisi kami mengapresiasi anak-anak bermain sepeda, karena sambil berolahraga. Tapi yang kami sayangkan itu mereka balap di jalan raya,” terang Kasatpol PP Lotim Salmun Rahman di ruang kerjanya, Senin (26/10).
Kata dia, banyak laporan yang masuk dari masyarakat, terkait kegiatan balap sepeda liar di jalan raya samping hutan Taman Rinjani Selong.
Aktivitas itu dilakukan saat kondisi taman ramai dikunjungi warga.
Baca Juga: Dishub KLU Siapkan Penertiban Sepeda Listrik di Gili Trawangan
“Beberapa kali pak camat minta bantuan kita, untuk menertibkan anak-anak yang melakukan balap (sepeda) liar. Kegiatan itu sangat tidak kita benarkan,” katanya.
Dia berharap masyarakat, terutama orang tua, mengawasi anak masing-masing agar tidak melakukan balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Disebutkan, saat melakukan penertiban, salah seorang anak mengalami kecelakaan ketika balapan karena disenggol rekannya.
Anak itu sempat dilarikan ke RSUD dr R Soedjono Selong untuk mendapatkan perawatan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




