Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Pati Belajar Pengelolaan Pendidikan ke Lombok Timur

S
Penulis: Supardi❯
KUNJUNGAN KERJA: Bupati Lombok Timur didampingi Wakil Bupati saat menerima kunjungan kerja plt Bupati Pati, Jawa Tengah untuk studi tiru bidang pendidikan.
KUNJUNGAN KERJA: Bupati Lombok Timur didampingi Wakil Bupati saat menerima kunjungan kerja plt Bupati Pati, Jawa Tengah untuk studi tiru bidang pendidikan.  

Advertisement

SELONG-Pemkab Pati, Provinsi Jawa Tengah, melakukan kunjungan kerja ke Lombok Timur (Lotim). Kunjungan ini bertujuan melakukan studi tiru di bidang pendidikan, khususnya upaya membangun dan meningkatkan mutu pendidikan.

“Pertama kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran rombongan dari Pemkab Pati, yang telah datang ke Lotim untuk berikhtiar membangun pendidikan yang lebih baik dan bermutu,” terang Bupati Lotim Haerul Warisin, Rabu (28/10).

Menurut dia, dalam meningkatkan mutu pendidikan, Pemkab Lotim telah membuat sejumlah program, antara lain sosialisasi dan advokasi kebijakan di tingkat PAUD serta sosialisasi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) PAUD.

Program lainnya adalah mengadakan pelatihan dan penguatan digitalisasi pembelajaran, optimalisasi komunitas belajar tingkat kabupaten, pembentukan komunitas belajar di setiap kecamatan, penularan praktik baik antarsekolah, serta pemerataan mutu dan prestasi sekolah.

“Itu bentuk-bentuk kolaborasi, komitmen, dan dukungan kami dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik di Lotim,” jelasnya.

Advertisement

Selain itu, peningkatan mutu pendidikan juga dilakukan melalui program revitalisasi satuan pendidikan, termasuk yang bersumber dari APBN. Tahun 2026 ini, total anggaran dari APBN untuk revitalisasi sekolah di Lotim dari jenjang PAUD hingga SMP mencapai Rp 127 miliar.

Selain dari APBN, revitalisasi juga dilakukan melalui APBD dengan anggaran sebesar Rp 16 miliar, pokir DPRD senilai Rp 18 miliar, serta bantuan CSR.

“Revitalisasi sekolah-sekolah ini kami kolaborasi dengan Komisi X DPR RI dan DPD, kemudian dukungan dari DPRD Lotim, serta dukungan dari Happy Hearts Australia,” katanya.

Sementara itu, program peningkatan prestasi dilakukan melalui pembinaan minat dan bakat siswa, pemberlakuan kalender kompetisi, serta penyediaan ruang kompetisi secara mandiri dan melalui kolaborasi.

Selain itu, disediakan penghargaan dari anggaran Dikbud dan Baznas Lotim bagi siswa berprestasi. Dikbud Lotim juga menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra, baik NGO maupun universitas.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pendidikan Gizi Diusulkan Masuk Kurikulum, BGN Ingin Siswa Pahami Kebutuhan Nutrisi

Pendidikan Gizi Diusulkan Masuk Kurikulum, BGN Ingin Siswa Pahami Kebutuhan Nutrisi

BGN mengusulkan pendidikan gizi masuk kurikulum sekolah agar siswa memahami kebutuhan nutrisi, bukan sekadar menerima program MBG.

STIKES Mataram Jalani AIPT Demi Mutu Pendidikan Unggul

STIKES Mataram Jalani AIPT Demi Mutu Pendidikan Unggul

STIKES Mataram tengah melaksanakan tahapan penting dalam pengembangan institusinya melalui AIPT.

Ditjen Pesantren Perkuat Pendidikan dan Dakwah, Peringatan Hari Santri di Ponpes Nurul Hakim Kediri

Ditjen Pesantren Perkuat Pendidikan dan Dakwah, Peringatan Hari Santri di Ponpes Nurul Hakim Kediri

Momentum Hari Santri menjadi pengingat persatuan bagi seluruh elemen bangsa untuk terus bergotong royong melanjutkan perjuangan para ulama.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer