Kepala Dinas Pariwisata Lotim Iswan Rakhmadi menerangkan, lomba fashion adat Sasak dan kain tenun Lotim itu digelar dengan menggandeng asosiasi pengusaha salon Lotim. “Kegiatan ini juga dalam rangka membangkitkan semangat para pelaku usaha mikro dan menengah kain tenun yang ada di Lotim,” kata Iswan pada Lombok Post.
Iswan menerangkan, produksi kain tenun di Lotim terdapat di beberapa wilayah. Dari utara sampai selatan ada. Mulai dari Sembalun, Kembang Kerang, Pringgasela, sampai di Pulau Maringkik.
Dalam lomba tersebut, selain menggunakan kain tenun yang diproduksi penenun Lotim, peserta juga melibatkan para pengusaha salon dalam proses merias mereka. “Menariknya, beberapa pimpinan OPD beserta pasangannya bersedia memeriahkan kegiatan ini,” jelas Iswan.
Beberapa pejabat eselon II yang terlihat menggandeng pasangannya dalam lomba tersebut adalah Inspektur Inspektorat Lotim Salmun Rahman. Selanjutnya ada Kepala Bakesbangpoldagri Lotim HM Isa, Kadinsos Lotim H Suroto, Kadispar Iswan Rakhamdi, dan Lalu Dami Ahyani.
Inspektur Inspektorat Lotim Salmun Rahman menerangkan, inilah pertama kalinya dia mengikuti lomba fashion. Kegiatan tersebut menurutnya menarik, terutama dalam upaya membantu membangkitkan semangat para pengusaha salon dan kain tenun. Di mana saat diterpa pandemi Covid-19, tidak sedikit dari mereka yang mengalami kesulitan.
“Yang jelas saya ikut ini bukan karena efek Citayam fashion week ya,” candanya. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita