Lombok Post- Keberadaan sekolah lanjut usia (Lansia) Ceria di Lombok Timur (Lotim) memberikan dampak positif, yakni menjadikan lansia lebih sehat, ceria dan produktif. Seperti yang terlihat di sekolah lansia Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga, sehingga terpilih sebagai sekolah percontohan di NTB.
"Sekolah ini mengajarkan kemandirian kepada para lansia, kemudian lebih proaktif dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dari psikologis maupun dalam bersosial," terang Kepala Desa Bagik Payung Selatan Abdul Manan, Kamis (19/06)
Sebanyak 50 lansia yang telah mengikuti sekolah tersebut, lanjut dia, saat ini bisa hidup lebih produktif. Melihat keberhasilan sekolah lansia yang di galakkan sejak tahun 2024 itu, membuat Desa Bagik Payung Selatan berencana melanjutkan program ke jenjang Sekolah Lansia S2 pada Juli 2025 nanti.
Rencana ini juga telah mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga dan donatur, baik dari wilayah Bagik Payung Selatan maupun dari luar daerah.
H Fajri Kamal, selaku penanggung Jawab Kelompok Sekolah Lansia Ceria Bagik Payung Selatan, menyebut para lansia yang telah mengikuti program ini, memberikan perubahan nyata dan menjadikan para lansia jauh lebih ceria dan tidak mudah murung lagi.
"Di samping para lansia ini ceria, juga punya keterampilan dengan menghasilkan karya bermanfaat sementara mereka menunggu waktu salat," ungkapnya.
Baca Juga: Sekolah Lansia di Lotim Berdampak Positif, Tingkatkan Semangat dan Keceriaan Peserta
Pendidikan lansia diakui sangat positif untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif hingga hari tua. Dengan adanya sekolah ini, juga mengurangi risiko-risiko dari segala macam penyakit.
Sementara itu, Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Jihari Efendi sangat antusias melihat para lansia yang ceria dan sehat. Program ini sejalan dengan salah satu Quick Win dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) yakni lansia berdaya.
"Bahagia sekali melihat antusiasme para lansia di Suralaga ini. Keberadaan sekolah Lansia ini menjadi bukti kehadiran negara bagi lansia, khususnya di Suralaga ini," ujar Jihari.
Baca Juga: Warga Lembar Lombok Barat Diberi Bantuan Layak Hidup, Lansia dan Difabel Makan Gratis
Sekolah lansia ini diakui dapat meningkatkan kebahagiaan dan imunitas lansia, serta menunjukkan tingkat kesehatan masyarakat dan pola hidup sehat, khususnya di Suralaga yang semakin baik. Hal ini terlihat dari peningkatan angka harapan hidup di tahun 2024. ***
Editor : Jelo Sangaji