LombokPost - Menjelang libur kuliah, puluhan mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Hamzanwadi (Unhaz) memilih turun ke laut. Di Pantai Gili Bidara, Lombok Timur, mereka belajar langsung memulihkan terumbu karang sekaligus menjaga kebersihan pesisir sebagai wujud kepedulian terhadap keberlanjutan wisata bahari.
Bagi mahasiswa, belajar tidak hanya sebatas teori di dalam kelas. Namun juga dilakukan di lapangan melalui berbagai kegiatan, mulai dari sosial hingga gerakan menjaga lingkungan.
Koordinator Prodi Pariwisata Muhammad Ramli mengatakan, kegiatan transplantasi terumbu karang ini diinisiasi mahasiswa penerima beasiswa, baik Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) maupun Bidikmisi, dengan menggandeng mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
"Kegiatan juga dikolaborasikan bersama Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia (HMPI) wilayah NTB, “terang trang Abdul Halim, Senin (9/2).
Kegiatan transplantasi yang diikuti 52 mahasiswa itu juga dirangkaikan dengan clean up pesisir Pantai Bidara untuk menciptakan lingkungan pantai yang bersih dan menjaga keindahan pantai yang cukup terkenal di Lotim. Kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum yang memaparkan ekosistem biota laut dan aktivitas guiding di laut, baik snorkling maupun diving.
Ia mengaku bangga dengan aksi nyata yang dilakukan mahasiswa Pariwisata. Aksi ini sebagai bentuk upaya melestarikan ekosistem laut, salah satu segmentasi destinasi pariwisata, yakni wisata bahari.
"Hal ini juga sejalan dengan salah satu mata kuliah yang ditempuh di kampus," katanya.
Dijelaskan, kegiatan yang dilakukan mahasiswa ini berkolaborasi dengan lima lembaga yang sudah menjadi mitra Prodi Pariwisata, yakni Komunitas Penyelam (Kapela) NTB, Pokdarwis Petarando, Pokmaswas Petrando, Asosiasi Pokmaswas Kecamatan Sambelia, dan Dewi Bahari Padak Guar.
Kegiatan ini diakui sudah sering dilakukan dan menjadi implementasi kemitraan yang dijalankan Prodi Pariwisata dalam tiga tahun terakhir.
Sementara itu, Ketua Kapela NTB dan Pokmaswas Petrando Herman mengatakan, kegiatan yang dilakukan mahasiswa ini merupakan kegiatan yang sangat langka dilakukan kelompok mahasiswa.
"Kegiatan semacam ini jarang sekali dilakukan mahasiswa. Untuk itu kami merasa bangga, dengan kegiatan dan kontribusi sosial yang dilakukan mahasiswa Prodi Pariwisata Hamzanwadi ini," katanya.
Melalui kegiatan ini juga menjadi langkah membantu Kapela dalam memperhatikan ekosistem laut di Lotim, terutama di kawasan laut Padak Guar, Kecamatan Sambelia.
Untuk transplantasi terumbu karang, pihaknya telah menyiapkan media hasil sumbangan mahasiswa berupa media spider atau kerangka besi berbentuk laba-laba. Media ini dinilai lebih kuat dari yang biasa dipakai.
"Kami menerjunkan tim penyelam untuk membantu mahasiswa dalam proses rehabilitasi terumbu karang di pesisir Pantai Gili Bidara," katanya.
Kata dia, pihaknya akan melakukan perawatan dan memantau kondisi bibit terumbu karang secara berkala sebagai bentuk tanggung jawab mempertahankan program mahasiswa tersebut. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekosistem, membentuk habitat baru, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta mendukung pariwisata bahari di Gili Bidara. (*/r7)
Editor : Prihadi Zoldic