Lombokpost - Dapur makan bergizi gratis (MBG) di Desa Obel-Obel, Kecamatan Sambelia, terdampak banjir yang melanda wilayah itu pada Jumat (20/2). Meski terendam dan mengalami kerusakan, penyaluran MBG pada bulan Ramadan dipastikan tetap berjalan.
Kepala SPPG Obel-Obel Noria Wandana mengatakan, banjir mengakibatkan dapur Obel-Obel 1 terendam dan dipenuhi lumpur. Sejumlah ruangan, terutama tempat memasak, jebol diterjang banjir.
Selain itu, sejumlah alat masak seperti sendok ikut terbawa banjir. Beberapa peralatan lain seperti freezer juga rusak. Akibat banjir tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta lebih.
“Total kerugian kira-kira Rp 50 juta, kalau barang-barang yang hanyut hanya barang-barang ringan saja, seperti sendok kalau alat masak yang besar-besar alhamdulillah masih selamat,” ujarnya.
Untuk penyaluran MBG pada bulan Ramadan, pihaknya menumpang sementara di salah satu dapur MBG di Desa Obel-Obel untuk melakukan packing menu MBG. Mengingat menu MBG bulan Ramadan menggunakan menu kering.
Saat ini banjir di Desa Obel-Obel sudah mulai surut. Warga dan pihak dapur mulai melakukan renovasi dan membersihkan lumpur yang masuk ke dalam dapur. “Mudah-mudahan bisa segera bersih dan bisa beroperasi lagi,” katanya.
Kepala Dusun Batumpak, Desa Obel-Obel, Samsul Hakim mengatakan, puluhan rumah warga di Desa Obel-Obel terendam banjir pada Jumat (20/2). Banjir disebabkan hujan deras yang mengakibatkan sungai di desa setempat meluap.
“Saat itu hujan deras terjadi sejak selesai salat Jumat hingga sore yang membuat satu kali meluap. Kemudian air masuk ke rumah-rumah warga, yang terdampak sekitar 97 rumah,” katanya.
Kata dia, ada tiga dusun yang terdampak akibat banjir, yakni Dusun Batumpak, Kesambik, dan Obel-Obel. Selain merendam rumah warga, banjir juga merendam puluhan hektare lahan pertanian warga.
Selain itu, satu unit dapur MBG juga rusak akibat terdampak banjir. Saat ini kondisi banjir mulai surut. Namun di beberapa titik genangan air masih terlihat, terutama di tempat yang lebih rendah.
Editor : Marthadi