Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hujan Datang, Jalan Kalijaga Timur Jadi Kubangan

Supardi/Bapak Qila • Selasa, 3 Maret 2026 | 07:31 WIB

Warga Desa Kalijaga Timur saat menguras air di di tengah jalan Kalijaga Timur yang rusak
Warga Desa Kalijaga Timur saat menguras air di di tengah jalan Kalijaga Timur yang rusak

Lombokpost-Pemdes Kalijaga Timur meminta Pemkab Lombok Timur (Lotim) segera memperbaiki jalan rusak di Desa Kalijaga Timur. Setelah hujan lebat beberapa hari terakhir, kondisi jalan semakin parah.

“Kalau hujan, banyak kolam di tengah jalan.
Karena kondisi jalannya memang sudah sangat
rusak dan ini sangat mengganggu,” terang Kepala
Desa Kalijaga Timur Hiswaton kepada Lombok
Post, Minggu (1/3).

Jalan rusak berat itu juga berdebu saat cuaca panas. Kondisi ini mengganggu pengendara dan wargayang tinggal di pinggir jalan raya.Terlebih, jalan itutetap dilewati truk pengangkut material galian C.

“Tetap dilewati meskipun kondisi jalannya seperti
itu. Karena jalan itu satu-satunya akses,” katanya.

Pemdes Kalijaga Timur bersama masyarakat beberapa kali melakukan penimbunan secara gotong royong menggunakan tanah. Namun setiap hujan,kondisi jalan kembali rusak karena tergerus air.

Setiap selesai hujan, masyarakat berinisiatif menguras kubangan agar tidak membahayakan pengguna jalan. Selama ini sudah banyak pengguna jalan terjatuh akibat terpeleset di kubangan air.

“Kemarin sempat tidak bisa lewat truk, pengangkut
jagung dan pengangkut rongsokan. Sehingga kami
berkoordinasi dengan perusahaan untuk melakukan penimbunan dan menguras air di kubangan supaya bisa dilalui kendaraan,” bebernya.

Hiswaton mengatakan telah meminta kembali
kepada Bupati agar jalan sepanjang 3 kilometer
itu segera diperbaiki. Namun pihaknya dijanjikan
jalan itu akan dikerjakan pada tahap kedua melalui
program percepatan perbaikan infrastruktur jalan
dengan skema tahun jamak senilai Rp 250 miliar.

Selain itu, pihaknya juga meminta Dinas PUPR
Lotim memberikan penanganan sementara sebelum diperbaiki permanen agar jalan bisa dilalui dan tidak memakan korban.

Terkait kondisi itu, warga Desa Kalijaga Timur sempat menanam pohon dan melarang truk pengangkut material tambang melintas. Aksi itu sebagai protes kepada Pemkab Lotim atas jalan rusak parah yang belum diperbaiki. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Kubangan Air #Jalan #Lotim #Hujan #jalan rusak