Lombokpost-Produk kopi UMKM Loka Coffee atau Loka Sembalun cukup dikenal. Produk ini tidak hanya terkenal di Lombok Timur (Lotim) atau Pulau Lombok.
Loka Sembalun bahkan menembus pasar nasional dan internasional.
"Ada dua produk kopi yang kami jual, yaitu kopi Arabika dan kopi Robusta. Dalam dua jenis kopi ini kami menjual ada yang bentuk bubuk dalam kemasan 100 gram dan 500 gram," terang Hajrul Azmi, pemilik Loka Coffee, Kamis (5/3).
Selain bubuk dan siap saji, ia menyiapkan bentuk biji hijau mentah atau green bean.
Namun, Hairul mengaku masih kekurangan bahan baku untuk bentuk ini. Meski begitu ia tetap berusaha memenuhi setiap permintaan.
Penjualan sementara berpusat di beberapa toko oleh-oleh di Sembalun. Pembeli banyak datang dari luar NTB seperti Jawa, Jakarta, dan daerah lainnya. Ia juga aktif berjualan saat kegiatan bazar UMKM.
"Kemudian untuk yang luar negeri biasanya yang banyak memesan itu dari negara Malaysia, Singapura dan beberapa negara lainnya," ungkapnya.
Permintaan kopi Sembalun saat ini cukup tinggi. Hal ini disebabkan banyaknya kedai dan kafe bermunculan di kota maupun desa di Pulau Lombok.
Ia mengaku kewalahan memenuhi permintaan kedai kopi lokal. Namun jika tidak dikirim ke luar negeri, kopi Sembalun dinilai tidak akan dikenal dunia.
"Jika kita tidak memikirkan ekspor tentu kopi Sembalun tidak bisa go internasional. Memang dari sisi penjualan lokal saja sudah banyak," jelasnya.
Stok kopi didapat dari hasil bertani di lahan pribadi, khususnya jenis arabika. Biji kopi juga didapat dari petani lokal yang sudah lama dibina.
Baca Juga: Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Puskesmas Sembalun Sisir Dusun Terpencil
"Petani binaan inilah yang menyediakan bahan baku untuk saya produksi. Selain punya petani binaan saya juga memiliki kebun kopi sendiri khususnya perkebunan arabika untuk menunjang kebutuhan tambahan," jelasnya. (par/r7)
Editor : Kimda Farida