Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benjamin Sesko Selamatkan MU, tapi Kirim Sindiran Keras: Kami Pantas Menang!

M
Penulis: Marthadi❯

Selebrasi Benjamin Sesko. (Dok. Manchester United)
Selebrasi Benjamin Sesko. (Dok. Manchester United)
LombokPost - Gol di detik terakhir. Stadion London terdiam. Benjamin Sesko kembali jadi penyelamat.


Advertisement

Manchester United nyaris pulang tanpa poin saat bertandang ke markas West Ham, Selasa malam. Tomas Soucek lebih dulu membawa tuan rumah unggul, membuat Setan Merah tertekan dalam laga yang berjalan hati-hati dan minim intensitas.

Namun ketika waktu menunjukkan menit ke-96, Sesko muncul sebagai pembeda.

Satu sentuhan klinis. Satu momen magis. Skor berubah 1-1.

Advertisement

Itu menjadi gol kelima Sesko dalam enam pertandingan terakhir—statistik panas yang makin memperkuat perdebatan soal statusnya di era Michael Carrick. Ironisnya, ia belum sekalipun dipercaya sebagai starter dalam lima laga awal Premier League di bawah sang manajer.

Tapi bagi Sesko, gol dramatis itu belum cukup.

“Saya senang dengan penyelesaian akhir saya, tetapi tidak senang dengan hasil imbangnya,” kata Sesko kepada TNT Sports, dikutip dari United In Focus.

Advertisement

“Saya tahu kami pantas menang karena kami berjuang. Sayangnya, terkadang kami sedikit kurang beruntung. Kami berjuang sampai akhir dan mendapatkan hasil imbang, itu penting.”

“Kami adalah tim hebat. Kami bekerja sama dalam situasi apa pun—tertinggal atau unggul—kami selalu berjuang.”

Secara permainan, United memang belum meyakinkan. Babak pertama berjalan lambat. Tempo rendah. Terlalu berhati-hati.

Lima menit setelah jeda, mereka kebobolan.

Melawan tim yang tengah berjuang menjauhi zona degradasi, performa itu jelas belum ideal. Namun satu hal tak bisa dibantah: mentalitas United hidup hingga detik terakhir.

Dan lagi-lagi, Sesko ada di sana.

Menariknya, dua gol terakhirnya untuk MU sama-sama tercipta di masa tambahan waktu. Sebelumnya, ia mencetak gol menit ke-94 saat United menang 3-2 atas Fulham. Kini, menit ke-96 jadi panggungnya di London.

Sesko mulai membangun reputasi baru: spesialis gol menit akhir.

Bagi Carrick, konsistensi seperti ini tentu jadi dilema sekaligus berkah. Selama hasil tetap positif, komposisi tim mungkin tak banyak digugat. Namun jika Sesko terus mencetak gol krusial dari bangku cadangan, tekanan untuk menjadikannya starter akan semakin besar.

Satu poin di kandang West Ham bukan hasil ideal.

Jika United benar-benar ingin mengamankan posisi empat besar dan bersaing hingga akhir musim, mereka butuh lebih dari sekadar semangat juang.

Mereka butuh gol.

Dan saat ini, Benjamin Sesko sedang rajin menyediakannya—bahkan ketika waktu hampir habis.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Waspadai Hull City, Mikel Arteta Minta Arsenal Tampil Menekan Sejak Awal   

Waspadai Hull City, Mikel Arteta Minta Arsenal Tampil Menekan Sejak Awal  

Mikel Arteta minta pemain Arsenal tampil menekan sejak awal saat lawan Hull City di Emirates Stadium sebelum jeda internasional.

Arsenal Akhiri Puasa Kemenangan 14 Tahun di Anfield, Taklukkan Liverpool di Kandang Sendiri

Arsenal Akhiri Puasa Kemenangan 14 Tahun di Anfield, Taklukkan Liverpool di Kandang Sendiri

Arsenal sukses memutus kutukan 14 tahun tanpa kemenangan di markas Liverpool. Mikel Arteta puji mentalitas pemain usai raih kemenangan krusi

Arsenal Taklukkan Liverpool 1-0, Kembali ke Puncak Klasemen Liga Inggris

Arsenal Taklukkan Liverpool 1-0, Kembali ke Puncak Klasemen Liga Inggris

Arsenal taklukkan Liverpool 1-0 di Anfield lewat gol Kai Havertz. Kemenangan ini membawa The Gunners kembali ke puncak klasemen Liga Inggris

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer