LombokPost - Petenis muda Italia Lorenzo Musetti menolak menyerah di depan publik sendiri. Dalam laga penuh drama di Nitto ATP Finals 2025, Musetti bangkit dari keterpurukan untuk menaklukkan Alex de Minaur 7-5, 3-6, 7-5, Selasa (4/11) malam waktu setempat, di hadapan penonton tuan rumah yang bergemuruh di Pala Alpitour, Turin.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Musetti di turnamen pamungkas musim ATP dan menjaga peluangnya lolos ke semifinal Grup Jimmy Connors tetap terbuka.
Ia memastikan kemenangan setelah dua jam 47 menit pertarungan intens, menutup laga lewat pukulan forehand penentu di match point kedua.
“Saya benar-benar kesulitan secara fisik karena Alex meningkatkan level dan intensitas,” ujar Musetti seusai pertandingan. “Namun dengan hati dan semangat besar, entah dari mana saya mulai merasa lebih baik. Dukungan penonton luar biasa — saya harus berterima kasih kepada mereka semua,”sambungnya.
Bangkit dari Kekalahan, Main dengan Hati
Hanya 30 jam sebelumnya, Musetti tumbang dari Taylor Fritz, namun kali ini ia tampil dengan tekad baru. Pemain berusia 23 tahun itu bergerak lincah di baseline, menyerang dengan variasi spin keras, dan mengobarkan semangat lewat selebrasi khasnya — mengepalkan tangan ke udara.
Setelah kehilangan set kedua, Musetti bangkit pada saat-saat genting. Ia menunjukkan daya tahan luar biasa, termasuk dalam reli 31 pukulan yang memukau penonton. Ketika De Minaur berpeluang menutup pertandingan dengan servis di kedudukan 5-4, Musetti justru berhasil melakukan break balik dan membalikkan momentum untuk merebut kemenangan bersejarah itu.
Duel Hidup-Mati Lawan Alcaraz Menanti
Kemenangan atas De Minaur membuat Musetti kini mencatat rekor 1-1 di Grup Jimmy Connors. Ia akan menjalani pertandingan terakhir fase grup menghadapi Carlos Alcaraz, petenis nomor 1 dunia PIF ATP Rankings, yang sudah mengantongi dua kemenangan atas Fritz dan De Minaur.
“Saya seorang pejuang,” kata Musetti penuh percaya diri. “Saya sudah berkembang secara mental dan selalu mendorong diri saya hingga batas. Pertandingan berikutnya melawan Alcaraz akan sulit, tapi saya akan menikmatinya dan berjuang seperti hari ini,”tambahnya.
Musim Terbaik dalam Karier
Musim 2025 menjadi yang terbaik sepanjang karier bagi Musetti. Ia menembus final di Monte-Carlo, Chengdu, dan Athena, dengan total rekor 45 kemenangan musim ini. Statistik dari Infosys ATP Win/Loss Index menunjukkan, ini pertama kalinya ia menembus lebih dari 40 kemenangan dalam satu tahun tur.
Selain itu, kemenangan atas De Minaur di Turin menandai kemenangan pertama Musetti atas pemain Top 10 di lapangan keras sepanjang 2025. Sebelumnya, ia juga menundukkan petenis Australia itu di Monte-Carlo dan Madrid, keduanya di lapangan tanah liat.
De Minaur Gagal Bangkit
Bagi Alex de Minaur, kekalahan ini menjadi yang kedua di Turin setelah sebelumnya dikalahkan Carlos Alcaraz. Petenis berusia 26 tahun itu sejauh ini memiliki rekor 0-2 di grup. Musim terbaiknya datang saat menjuarai ATP 500 Washington dan mencapai final di Rotterdam.
Editor : Rury Anjas Andita