Meski telah sukses mengamankan medali emas pada nomor slopestyle, Gremaud terpaksa mengundurkan diri dari babak final nomor big air pada Senin (16/2/2026) akibat cedera saat sesi latihan.
Atlet berusia 26 tahun tersebut sejatinya difavoritkan sebagai kandidat kuat peraih medali di nomor big air.
Prediksi ini didasari pada statusnya sebagai juara bertahan slopestyle pekan lalu serta keberhasilannya menempati peringkat ketiga pada sesi kualifikasi big air dua hari sebelumnya.
Dalam pesan audio yang dirilis oleh tim medisnya pada Selasa (17/2/2026), Gremaud mengungkapkan perasaannya saat masih menjalani perawatan di rumah sakit untuk observasi lebih lanjut.
"Ini tetap merupakan kesuksesan besar; hanya saja menyedihkan bahwa ini berakhir seperti ini," katanya dalam pesan audio yang dirilis pada hari Selasa oleh timnya saat ia masih di rumah sakit, menunggu izin untuk pulang.
Gremaud, yang memiliki rekam jejak mentereng dengan koleksi emas slopestyle dan perunggu big air di Beijing 2022 serta perak di PyeongChang 2018, dilaporkan menderita memar parah pada bagian pinggul.
Beruntung, hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada patah tulang yang dialami sang atlet.
"Saya hanya perlu pelan-pelan dan saya tidak bisa benar-benar membungkuk ke samping dan sebagainya, jadi tidak apa-apa. Saya akan merasa pegal untuk sementara waktu, tetapi tidak ada yang patah dan tidak ada yang akan membuat tubuh saya terlalu terbebani, saya rasa," katanya menjelaskan kondisi fisiknya.
Gremaud mengakui bahwa target utamanya di Olimpiade Milan-Cortina adalah mempertahankan gelar juara slopestyle. Setelah target tersebut tercapai, ia merasa sulit untuk menjaga level fokus yang sama pada nomor pertandingan berikutnya. Ia mengakui adanya kesalahan teknis saat melakukan lompatan yang berujung pada insiden tersebut.
Selain Gremaud, tim Swiss juga harus kehilangan atlet muda Anouk Andraska (22) yang turut mengundurkan diri dari final hari Senin akibat cedera serupa saat latihan.
Tanpa kehadiran Gremaud di final, medali emas nomor big air berhasil diraih oleh Megan Oldham dari Kanada. Sementara itu, posisi kedua atau medali perak diraih oleh atlet Tiongkok, Eileen Gu, dan medali perunggu diamankan oleh wakil tuan rumah, Flora Tabanelli.