Persebaya Surabaya sukses memutus rantai hasil negatif dengan cara yang paling berkelas: 'menerkam' rival beratnya, PSM Makassar, dalam duel sengit yang menguras emosi, Rabu (25/2) malam.
Bajul Ijo membuktikan taringnya dengan tampil dominan sejak peluit pertama dibunyikan.
Gol semata wayang yang menjadi pembeda lahir dari kaki lincah Gali Freitas pada menit ke-27, sekaligus memastikan skor akhir 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Jalannya Pertandingan yang 'Panas'
Sejak awal laga, Persebaya langsung tancap gas. Motor serangan yang dikomandoi kapten Bruno Moreira berkali-kali merepotkan lini pertahanan Juku Eja.
Menit ke-12, Francisco Rivera sebenarnya mendapatkan peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper PSM, namun sayang eksekusinya masih bisa diamankan.
Kebuntuan akhirnya pecah melalui aksi individu spektakuler Gali Freitas.
Pemain asal Timor Leste tersebut melakukan penetrasi tajam dari sisi kiri, mengecoh kawalan bek lawan, dan melepaskan tembakan placing terukur ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau kiper Reza Arya.
Stadion GBT seketika bergemuruh merayakan gol tersebut.
PSM Makassar bukan tanpa perlawanan. Tim asuhan Bernardo Tavares sempat mencoba merespons melalui skema sepak pojok dan tekanan fisik, namun solidnya koordinasi lini belakang Persebaya yang dikawal ketat membuat setiap ancaman berhasil dipatahkan sebelum masuk ke zona berbahaya.
Akhiri Tren Negatif
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi pendukung setia Persebaya.
Dikutip dari sumber Radar Pati dan laman resmi Persebaya.id, hasil positif ini secara resmi mengakhiri tren negatif yang sempat membayangi Bajul Ijo di laga-laga sebelumnya.
Hingga laga usai, dominasi penguasaan bola tetap berada di tangan tuan rumah.
Dengan tambahan tiga poin ini, Persebaya kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu kekuatan menakutkan di kancah BRI Super League musim 2025/2026.
Editor : Marthadi