Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jika Tanpa Messi Argentina Jadi Tim Paling Dibenci ?

Ivan Mardiansyah • Jumat, 27 Februari 2026 | 02:15 WIB

Timnas Argentina kembali disorot usai isu rasisme. Opini menyebut Lionel Messi jadi penyeimbang citra Albiceleste.
Timnas Argentina kembali disorot usai isu rasisme. Opini menyebut Lionel Messi jadi penyeimbang citra Albiceleste.

LOMBOK POST – Timnas Argentina kembali menjadi sorotan publik dunia. Di tengah dominasi mereka dalam beberapa tahun terakhir, muncul opini tajam yang menyebut Argentina “beruntung memiliki Lionel Messi”, karena tanpa sosok sang megabintang, citra Albiceleste disebut bisa jauh lebih negatif di mata publik internasional.

Opini ini mencuat di tengah panasnya isu rasisme dalam sepak bola yang menyeret nama pemain muda Argentina, Gianluca Prestianni, terkait dugaan komentar bernada rasial terhadap Vinícius Júnior. Kasus tersebut memicu perdebatan luas di media sosial dan forum sepak bola global.

Bukan hanya itu, kontroversi lain juga sempat mencoreng nama Argentina national football team pada 2024 lalu. Saat perayaan gelar Copa América, beredar video yang menampilkan sejumlah pemain, termasuk Enzo Fernández, menyanyikan chant yang dianggap menyinggung pemain keturunan Afrika dari France national football team.

Baca Juga: Ribuan Fans Batalkan Tiket, Piala Dunia 2026 Terancam Boikot?

Federasi Sepak Bola Prancis mengecam keras insiden tersebut dan meminta investigasi resmi. FIFA kemudian membuka pemeriksaan awal terhadap video tersebut. Enzo Fernández akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan menegaskan tidak ada niat diskriminatif dalam perayaan tersebut, meski kontroversi tetap membekas.

Di tengah situasi itu, Lionel Messi kembali dipandang sebagai figur penyeimbang. Sosok kapten yang dikenal rendah hati dan jarang terlibat polemik dianggap membantu menjaga citra Argentina di panggung internasional. Tak sedikit yang berpendapat bahwa kehadiran Messi membuat Argentina lebih dihormati, bukan hanya karena prestasi, tetapi juga karena keteladanan sikapnya.

Namun demikian, penting dicatat bahwa opini “Argentina beruntung punya Messi” merupakan sudut pandang publik, bukan pernyataan resmi federasi maupun pemain. Timnas Argentina tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia berkat kombinasi kualitas teknis, mentalitas juara, dan regenerasi skuad.

Isu rasisme dalam sepak bola memang menjadi perhatian global. Kasus yang menyeret nama Argentina menunjukkan bahwa sepak bola modern bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tentang nilai, etika, dan tanggung jawab sosial.

Pada akhirnya, perdebatan ini kembali mengarah pada satu hal: bagaimana Argentina menjaga reputasi mereka di era pasca-Messi kelak, dan bagaimana nilai sportivitas bisa tetap ditegakkan di tengah persaingan sengit sepak bola internasional.

Baca Juga: Jordi Alba Bongkar Momen Ikonik Messi di Bernabéu: “Ia Membungkam Semua”

Editor : Redaksi Lombok Post
#timnas argentina #rasis #messi #Argentina #Lionel Messi Argentina #lionel messi #Rasisme