LombokPost - Jeda internasional pertama di tahun 2026 telah tiba, dan sejumlah pemain Arsenal kini bersiap menjalankan tugas negara. Fokus utama tertuju pada misi besar mereka untuk mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat musim panas mendatang.
Beberapa nama besar dari skuad Arsenal harus berjuang habis-habisan di babak play-off demi menjaga mimpi tampil di turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat tersebut.
Nama-nama seperti Riccardo Calafiori (Italia), Christian Norgaard (Denmark), dan bomber haus gol Viktor Gyokeres (Swedia) menjadi representasi pemain Arsenal yang akan bertarung di babak play-off zona Eropa. Ketiganya akan menjalani laga semifinal yang sangat krusial di pekan pertama.
Jika berhasil menang, para bintang Arsenal ini akan melakoni laga hidup-mati pada Selasa (31/3), demi satu tempat di putaran final. Namun, jika tersingkir lebih awal, mereka hanya akan melakoni laga persahabatan di hari yang sama.
Kejutan besar datang dari skuad Timnas Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel. Bek tangguh Arsenal, Ben White, akhirnya kembali mendapatkan panggilan untuk membela The Three Lions untuk pertama kalinya sejak tahun 2022.
Kembalinya Ben White menunjukkan betapa krusialnya peran pemain Arsenal di level internasional saat ini. Ia tidak sendirian, karena nama-nama langganan seperti Bukayo Saka, Declan Rice, hingga Noni Madueke juga dipercaya masuk ke dalam tim asuhan pelatih asal Jerman tersebut.
Selain Timnas Inggris, kekuatan pemain Arsenal juga tersebar di berbagai negara besar lainnya. Di Spanyol, Cristhian Mosquera mendapatkan panggilan perdananya untuk bergabung bersama David Raya dan Martin Zubimendi. Sayangnya, Mikel Merino harus absen karena cedera.
Di sisi lain, Kai Havertz juga resmi kembali ke skuad Timnas Jerman untuk pertama kalinya sejak 2024, membuktikan bahwa performa konsisten bersama Arsenal berbuah manis bagi karier internasionalnya.
Dari tanah Amerika Latin, bek sayap andalan Arsenal, Piero Hincapie, akan memimpin skuad Ekuador untuk menghadapi Maroko di Madrid dan Belanda di Eindhoven. Sementara itu, Gabriel Martinelli masuk dalam daftar pemain pilihan Carlo Ancelotti untuk memperkuat Timnas Brasil.
Banyaknya pemain Arsenal yang dipanggil tim nasional menunjukkan kualitas kedalaman skuad yang dimiliki Mikel Arteta musim ini, baik di level senior maupun kelompok umur.
Tidak hanya di level senior, talenta muda atau wonderkid Arsenal juga laris manis dipanggil negara. Myles Lewis-Skelly dan Tommy Setford dipercaya masuk ke skuad Inggris U-21, sementara talenta berbakat Max Dowman dipanggil ke Timnas Inggris U-19.
Kehadiran para pemain Arsenal lintas generasi ini di jeda internasional diharapkan bisa membawa dampak positif bagi mentalitas juara klub saat kembali merumput di kompetisi domestik maupun Eropa nanti.
Editor : Pujo Nugroho