Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1.980 Nelayan di Lombok Utara Terima Bantuan Beras CPP

H
Penulis: Habibul Adnan❯

BENTUK PERHATIAN: Kepala DKP3 KLU Tresnahadi menyerahkan bantuan beras kepada para nelayan di Kecamatan Pemenang
BENTUK PERHATIAN: Kepala DKP3 KLU Tresnahadi menyerahkan bantuan beras kepada para nelayan di Kecamatan Pemenang
LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada nelayan yang terdampak cuaca buruk.


Advertisement

Sebanyak 1.980 nelayan di Lombok Utara menerima bantuan tersebut, dengan total 19.800 kilogram beras.

Kepala melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) KLU Tresnahadi, mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan penyaluran CPP.

Sasarannya, seluruh nelayan yang tidak dapat melaut akibat kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir ini.

Advertisement

Total nelayan yang menerima bantuan ini mencapai 1.980 kepala keluarga (KK). masing-masing penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras.

"Kita berharap, bantuan ini mampu memenuhi kebutuhan mereka," ujar Tresnahadi.

Ia menjelaskan, dari 43 desa yang ada di Lombok Utara, terdapat 21 desa yang memiliki kelompok nelayan dan menjadi sasaran program bantuan tersebut.

Advertisement

Penyaluran dilakukan secara bertahap di masing-masing kecamatan.

Pada hari pertama penyaluran, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Pemenang, dan dihadiri Ketua TP PKK Lombok Utara, Hj. Rohani Najmul Akhyar, Senin (9/2).

Di kecamatan ini, bantuan disalurkan ke tiga desa, yakni Desa Malaka, Desa Pemenang Timur, dan Desa Pemenang Barat.

Di Desa Malaka, sebanyak 347 nelayan menerima bantuan, dengan total 3.470 kilogram beras.

Sementara itu, di Desa Pemenang Timur bantuan diberikan kepada 31 KK, dan di Desa Pemenang Barat kepada 58 KK nelayan.

Tresnahadi menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan empati pemerintah daerah terhadap nelayan yang kehilangan penghasilan karena tidak dapat melaut.

Sebab, dari hasil melaut itulah mereka mendapatkan pemasukan untuk keluarga.

"Maka ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu meringankan beban mereka. Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Pemenang Barat Asma’at menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemda Lombok Utara atas bantuan yang diberikan kepada warganya.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut ke depan.

Menurutnya, cuaca buruk pasti terjadi setiap tahun. Sehingga pasti ada waktu-waktu tertentu bagi nelayan tidak bisa melaut.

"Kami berharap bantuan seperti ini tetap diberikan sebagai penyangga kebutuhan masyarakat nelayan,” ujarnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perjuangan Nelayan Ijobalit saat Cuaca Buruk, Dihadang Ombak Besar, Pulang Tak Balik Modal

Perjuangan Nelayan Ijobalit saat Cuaca Buruk, Dihadang Ombak Besar, Pulang Tak Balik Modal

Ombak besar tak menyurutkan langkah nelayan Pantai Maik Anyir, Kelurahan Ijobalit, untuk tetap melaut. Bagi mereka, risiko di tengah cuaca

Distan Lotim Minta Petani Perkuat Mitigasi Tembakau

Distan Lotim Minta Petani Perkuat Mitigasi Tembakau

Hujan yang datang tiba-tiba membuat petani tembakau di Lombok Timur (Lotim) harus lebih waspada. Distan meminta petani melakukan mitigasi

Berlaku Mulai Hari Ini, BMKG Minta Nelayan dan Pemburu 'Sport Fishing' Hindari 3 Selat Krusial Ini

Berlaku Mulai Hari Ini, BMKG Minta Nelayan dan Pemburu 'Sport Fishing' Hindari 3 Selat Krusial Ini

BMKG NTB Rilis Cuaca Darurat 30 Mei–1 Juni 2026: Gelombang \ge 2 Meter Hantam Perairan Selatan, Spot Mancing Kelas Berat Libur Total.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer