Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rumah Adat di Bayan Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp 1,1 Miliar

H
Penulis: Habibul Adnan❯
Rumah Adat di Bayan, Lombok Utara, hangus dilalap api. (Istimewa)
Rumah Adat di Bayan, Lombok Utara, hangus dilalap api. (Istimewa)

LombokPost – Kebakaran hebat melanda rumah adat Bale Beleq Timuk Orong di Dusun Bayan Timur, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Kamis (19/2).


Advertisement

Insiden amukan si jago merah ini terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, yang menyebabkan kerugian materi ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Bangunan adat bersejarah tersebut hangus dilalap api bersama satu unit rumah warga di sekitarnya.

Bale Beleq Timuk Orong merupakan salah satu bangunan adat yang berada di kawasan budaya Desa Bayan.

Advertisement

Api pertama kali diketahui muncul dari bagian atap bangunan yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat setempat ini.

R. Kertamono, 68 tahun, penghulu adat Timuk Orong, yang saat itu berada di area berugak kampu melihat kobaran api dan segera memberi tahu warga sekitar.

Masyarakat langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Advertisement

Namun, tiupan angin yang cukup kencang ke arah timur membuat api cepat membesar dan merembet ke rumah milik Raden Saparwadi, 50 tahun, yang berada di sebelah selatan bale adat.

Rumah tersebut tak luput dari amukan si jago merah.

Sekitar pukul 14.00 Wita, tim Damkar Kecamatan Bayan tiba di lokasi. Meski akses jalan menuju titik kebakaran cukup sempit, proses pemadaman tetap dilakukan secara maksimal.

Petugas Damkar bersama anggota Polsek Bayan dan warga bahu-membahu menjinakkan api.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.00 Wita.

Kapolsek Bayan Iptu I Wayan Ciptanaya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kami bersama warga dan petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan pemadaman dan pengamanan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting arus listrik.

Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 800 juta untuk Bale Beleq Timuk Orong beserta isinya dan sekitar Rp 350 juta untuk rumah warga yang terdampak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kapolres Lombok Utara Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Kapolres Lombok Utara Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sejauh ini terjaga dengan baik. Tingkat kriminalitas

Tidak Masuk Kerja Tanpa Izin Selama 10 Hari Kerja, Satu Personel Polres KLU Dijatuhi Sanksi Disiplin

Tidak Masuk Kerja Tanpa Izin Selama 10 Hari Kerja, Satu Personel Polres KLU Dijatuhi Sanksi Disiplin

Polres Lombok Utara menjatuhkan sanksi disiplin kepada salah seorang personelnya. Polisi berinisial Briptu MSTP itu diberikan sanksi setelah

Tim Puma Bekuk Terduga Pembobol Toko di Pemenang Lombok Utara

Tim Puma Bekuk Terduga Pembobol Toko di Pemenang Lombok Utara

Pengungkapan kasus pembobolan Toko CV Lancar Jaya di Dusun Karang Montong Lauk, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, terus bergulir. Itu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer