Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kodim Mataram Laporkan Progres Pembangunan Gerai KDMP di Lombok Utara ke Pusat

H
Penulis: Habibul Adnan❯

LAPORKAN PROGRES: Peletakan batu pertama pembangunan gerai KDMP di salah satu desa di Lombok Utara, beberapa waktu lalu
LAPORKAN PROGRES: Peletakan batu pertama pembangunan gerai KDMP di salah satu desa di Lombok Utara, beberapa waktu lalu


Advertisement

LombokPost – Progres pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sudah dilaporkan ke pemerintah pusat.

Termasuk desa-desa yang belum bisa membangun karena masih terkendala lahan.

Komandan Kodim 1606/Mataram Kolonel Inf Nyarman mengaku, pihaknya menyampaikan laporan perkembangan pembangunan gerai KDMP untuk seluruh desa di KLU. Laporan itu nantinya sebagai bahan evaluasi pemerintah pusat.

Advertisement

“Progresnya sudah kita laporkan. Mana desa yang sudah punya lahan, mana yang belum, semuanya sudah kita sampaikan,” ujarnya.

Menurutnya, kendala utama masih berkutat pada penyediaan lahan. Sejumlah desa belum bisa memulai pembangunan fisik karena belum memiliki lokasi yang memenuhi standar.

Pihaknya telah meminta camat bersama pemerintah desa untuk mempercepat pencarian lahan.

Advertisement

“Kami sudah sampaikan ke Pak Bupati agar yang belum ada lahannya segera dicarikan solusi. Memang hambatan terbesar di situ,” katanya.

Terkait kebijakan lanjutan, Nyarman menyebut keputusan kemungkinan akan ditentukan langsung oleh Prabowo Subianto.

Apakah melalui skema pembelian lahan atau pemanfaatan aset pemerintah yang tersedia. “Mungkin nanti ada kebijakan dari Presiden, lita tunggu arahan,” imbuhnya.

Secara nasional, pemerintah menargetkan pembentukan 30 ribu KDMP rampung sebelum Agustus 2026.

Nyarman menyadari, untuk mencapai target itu tidak mudah. Akan tetapi dia optimistis jika sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan berjalan optimal.

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKAD) KLU Budiawan menyebut, dari 43 desa, baru sekitar 10 desa yang memulai pembangunan KDMP.

Di antaranya Desa Sokong, Kecamatan Tanjung yang paling progresif dengan capaian mendekati 70 persen.

Kemudian Desa Bentek, Kecamatan Gangga. Di mana progres pembangunan KDMP masih di kisaran 40 persen.

“Sudah ada yang jalan, tapi memang belum merata. Mayoritas masih terkendala lahan,” ujarnya.

Di sisi lain, ada desa yang sudah melangkah lebih jauh. Desa Genggelang, Kecamatan Gangga misalnya yang telah beroperasi penuh.

Bahkan desa ini sudah menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT) operasional program Desa Merah Putih tahun anggaran 2025.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 119 KDKMP di NTB Mulai Beroperasi, Wagub: Koperasi Merah Putih Harus Hidup, Bukan Sekadar Berdiri

119 KDKMP di NTB Mulai Beroperasi, Wagub: Koperasi Merah Putih Harus Hidup, Bukan Sekadar Berdiri

Pemprov NTB mempercepat KDKMP. Dari 1.166 target, 484 unit masuk konstruksi dan 119 unit telah mulai beroperasi.

Pengurus Koperasi Merah Putih Diperkuat Lewat Pelatihan Manajemen Keuangan

Pengurus Koperasi Merah Putih Diperkuat Lewat Pelatihan Manajemen Keuangan

memastikan para pengurus mulai dari ketua, wakil ketua, bendahara, hingga koordinator bidang, memiliki kemampuan yang matang.

11 Asesor LSP UMMAT Uji Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih di Sulut

11 Asesor LSP UMMAT Uji Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih di Sulut

Sebanyak 11 asesor LSP UMMAT menguji kompetensi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sulawesi Utara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer