
LombokPost – Sekolah Rakyat di Kabupaten Lombok Utara (KLU) direncanakan sudah mulai melangsungkan pembelajaran pada Agustus nanti.
Sejauh ini, kuota siswa untuk jenjang SMP dan SMA pada tahun ajaran perdana sudah terisi penuh.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) KLU Fathurrahman mengatakan, di tahun pertama, KLU memperoleh kuota sebanyak 270 siswa.
Jumlah itu terbagi menjadi tiga rombongan belajar (rombel) di tiap-tiap jenjang.
Masing-masing tiga rombel untuk jenjang SD, tiga rombel SMP, dan tiga rombel SMA. Sehingga kuota siswa secara keseluruhan di setiap jenjang sebanyak 90 orang.
Menurut Fathurahman, seluruh kuota untuk jenjang SMP dan SMA telah terpenuhi.
Sebaliknya, pemerintah daerah masih bekerja keras memenuhi kuota untuk jenjang SD karena banyak orang tua belum siap melepas anaknya tinggal di asrama.
Fathurrahman mengaku, kuota SD masih terus diisi melalui pendekatan langsung kepada calon peserta didik dan orang tuanya.
Untuk mempercepat pemenuhan kuota, pihaknya melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Mereka turun langsung ke desa-desa memberikan edukasi mengenai konsep Sekolah Rakyat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




