
LombokPost – Rangkaian Maulid Adat Bayan 2026 sudah dimulai pada Kamis hingga Sabtu (27-29/8).
Parade Seribu Jong Bayan menjadi pembuka kegiatan adat ini, dengan dibuka Ketua Dekranasda NTB Sinta M. Iqbal.
Maulid Adat Bayan pada tahun ini terasa lebih istimewa. Pasalnya, acara tersebut telah ditetapkan masuk dalam daftar 125 Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI.
Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Regional III Kementerian Pariwisata RI Reza Fahlevi mengatakan, status KEN bukan sekadar penghargaan.
Akan tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya melalui penguatan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Karena itu, Reza berharap, Maulid Adat Bayan mampu menjadi penggerak kunjungan wisatawan.
Baca Juga: Pemda KLU Diminta Konsisten Jalankan Komitmen Awal dalam Penyediaan Air Bersih di Gili Meno
Sehingga Maulid Adat Bayan tidak hanya menjaga tradisi leluhur sebagai warisan budaya, tetapi juga mampu menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Ketua Dekranasda NTB Sinta M. Iqbal mengaku kagum dengan kain khas Jong Bayan. Dia berharap agar ada regenerasi penenun Bayan.
Apalagi kain tenun khas Bayan kini semakin langka, bahkan sulit ditemukan di Kota Mataram.
Menurutnya, kain tenunan Bayan memiliki keunikan dari daerah lain di Provinsi NTB. Sinta mendorong Pemkab KLU memasukkan keterampilan menenun ke sekolah-sekolah di wilayah Bayan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




