Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Apresiasi Pelayanan Adminduk Dinas Dukcapil KLU hingga ke Desa

H
Penulis: Habibul Adnan❯
JEMPUT BOLA: Petugas dari Dinas Dukcapil KLU melakukan perekaman terhadap salah satu lansia.
JEMPUT BOLA: Petugas dari Dinas Dukcapil KLU melakukan perekaman terhadap salah satu lansia.

Advertisement

LombokPost – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memiliki sistem jemput bola dalam pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).

Yaitu dengan memberikan pelayanan langsung menyambangi desa-desa.

Pola ini dinilai memberikan kemudahan kepada masyarakat. Karena itu, jemput bola tersebut mendapat apresiasi.

Advertisement

 "Sangat membantu kami," kata Nuranto, salah satu warga KLU.

Terutama bagi warga yang selama ini terkendala jarak dan biaya untuk mengurus dokumen kependudukan.

Dengan petugas datang ke desa-desa, warga tidak lagi harus selalu datang ke kantor Dukcapil.

Advertisement

Pria asal Desa Samaguna, Kecamatan Tanjung itu mengaku terbantu dengan pola pelayanan tersebut.

Menurut dia, pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat sangat dirasakan manfaatnya, terutama bagi warga lanjut usia (lansia).

“Alhamdulillah dengan adanya pelayanan sampai ke desa, kami jadi tidak perlu jauh-jauh ke Dukcapil. Hemat biaya transport, hemat waktu. Ini sangat membantu warga terutama yang sudah lansia,” ujarnya.

Ia berharap pelayanan jemput bola tersebut terus dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga seluruh masyarakat Lombok Utara memiliki akses yang sama terhadap pelayanan administrasi kependudukan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kades di Lombok Utara Minta Pemda Buka Akses Kelola Aset

Kades di Lombok Utara Minta Pemda Buka Akses Kelola Aset

Para Kepala Desa di Kabupaten Lombok Utara (KLU) meminta Pemda membuka ruang pengelolaan sejumlah aset dan potensi Pendapatan Asli Daerah (P

FPRB dan Pemda KLU Tuntaskan Penyusunan Bahan Ajar Kebencanaan. Susun Buku Cerita Bergambar

FPRB dan Pemda KLU Tuntaskan Penyusunan Bahan Ajar Kebencanaan. Susun Buku Cerita Bergambar

PENGENALAN SEJAK DINI: Para siswa menunjukkan buku bahan ajar risiko bencana yang diberikan pada acara diseminasi, Kamis (13/8).

Pemda KLU Belum Pastikan Operasional Dapur SPPG Tiga Gili

Pemda KLU Belum Pastikan Operasional Dapur SPPG Tiga Gili

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan Gili hingga kini belum beroperasi. Kondisi ini membuat masyarakat di kawasan wisata

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer