
LombokPost - Tiga unit insinerator yang disiapkan untuk menangani sampah di Gili Trawangan tidak hanya membutuhkan kesiapan alat.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) juga menyiapkan tenaga khusus yang akan mengoperasikan teknologi pengolahan sampah tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KLU Husnul Ahadi mengatakan, setelah menerima alat dalam kondisi siap digunakan, tanggung jawab pengoperasian sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah.
Karena itu, DLH akan menyiapkan dan melatih tenaga khusus sebelum insinerator mulai beroperasi.
“Pengoperasian menjadi tanggung jawab pemerintah daerah sehingga DLH akan melatih tenaga khusus untuk mengoperasikan insinerator,” kata Husnul.
Menurut dia, kesiapan operator menjadi bagian penting agar pengoperasian insinerator berjalan sesuai ketentuan.
Tenaga yang ditugaskan nantinya tidak hanya dituntut mampu menjalankan mesin, tetapi juga memahami prosedur pengolahan sampah menggunakan metode termal.
Hal senada disampaikan Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) R Andry Indryasworo.
Menurutnya, pelatihan operator sangat penting mengingat pengoperasian insinerator membutuhkan pemahaman teknis.
Salah satunya terkait teknis memasukkan sampah ke dalam mesin. Dia menjelaskan, ada kompetensi khusus agar sampah dapat diproses dengan baik..Tidak sembarangan, harus memperhatikan ketentuan teknis dan prosedur operasional.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




