Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jepang Gandeng Nvidia, Targetkan 10 Juta Robot AI di 2040

A
Penulis: Akbar Sirinawa❯
(Dari kiri ke kanan) CEO Nvidia Corp. Jensen Huang, Presiden Fujitsu Ltd. Takahito Tokita, Presiden Fanuc Corp. Kenji Yamaguchi, Wakil Ketua Yaskawa Electric Corp. Masahiro Ogawa, dan Presiden Kawasaki Heavy Industries Ltd. Yasuhiko Hashimoto menghadiri konferensi pers di Tokyo, 16 Juli 2026. (Kyodo)
(Dari kiri ke kanan) CEO Nvidia Corp. Jensen Huang, Presiden Fujitsu Ltd. Takahito Tokita, Presiden Fanuc Corp. Kenji Yamaguchi, Wakil Ketua Yaskawa Electric Corp. Masahiro Ogawa, dan Presiden Kawasaki Heavy Industries Ltd. Yasuhiko Hashimoto menghadiri konferensi pers di Tokyo, 16 Juli 2026. (Kyodo)

Advertisement

 

LombokPost-Jepang memperkuat kemandirian teknologi melalui pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan nasional. Negara itu menggandeng Nvidia untuk mengembangkan pusat komputasi AI dan model buatan dalam negeri.

CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan, perusahaannya akan memasok chip AI generasi terbaru. Chip itu akan mendukung pengembangan foundation model AI buatan Jepang.

Advertisement

Nvidia menjalankan kolaborasi itu bersama Noetra Corp. Perusahaan dukungan pemerintah Jepang itu akan membangun AI factory atau pusat komputasi AI.

Pusat komputasi itu akan menjadi fondasi pengembangan model AI multimodal untuk physical AI. Teknologi itu memungkinkan robot dan berbagai perangkat bekerja secara mandiri.

Advertisement

Noetra mulai beroperasi penuh pada Kamis (16/7). Konsorsium beranggotakan 44 perusahaan Jepang membentuk perusahaan itu pada Januari. Anggotanya antara lain Sony Group, SoftBank, NEC, dan Honda Motor.

Pemerintah Jepang menyiapkan dana 1 triliun yen selama lima tahun. Nilainya sekitar Rp 111 triliun dengan asumsi 1 yen setara Rp 111. Dana itu akan mempercepat pembangunan ekosistem AI nasional.

Nvidia juga akan memasok 27.500 prosesor grafis atau GPU Rubin. Seluruh GPU itu akan menunjang operasional pusat komputasi AI.

"Nvidia merasa terhormat dapat menyediakan sistem komputasi untuk infrastruktur AI nasional pertama Jepang," kata Huang dalam acara Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang di Tokyo.

Pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi menempatkan AI sebagai satu dari 17 sektor strategis. Pemerintah menilai sektor itu penting bagi pertumbuhan ekonomi dan keamanan nasional.

Advertisement
Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : jawapos.com
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Deepal S07, SUV Listrik Keluarga dengan Kabin Mewah dan Teknologi Pintar

Deepal S07, SUV Listrik Keluarga dengan Kabin Mewah dan Teknologi Pintar

Deepal S07 hadir sebagai SUV listrik keluarga dengan kabin luas, ADAS, baterai aman, dan jarak tempuh 560 km.

GWM Tank 300 Terbaru Adopsi Teknologi LiDAR

GWM Tank 300 Terbaru Adopsi Teknologi LiDAR

Produsen otomotif raksasa asal Tiongkok, Great Wall Motor (GWM), merilis versi penyegaran dari varian Tank 300 dengan mengadopsi teknologi

Ambisi Pusat Data OpenAI Butuh Rp 9.025 Triliun, Nvidia Siapkan Dukungan Besar

Ambisi Pusat Data OpenAI Butuh Rp 9.025 Triliun, Nvidia Siapkan Dukungan Besar

Nvidia membahas dukungan Rp 4.512 triliun untuk infrastruktur OpenAI di tengah kekhawatiran utang dan penolakan pusat data.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer