
LombokPost-Jepang memperkuat kemandirian teknologi melalui pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan nasional. Negara itu menggandeng Nvidia untuk mengembangkan pusat komputasi AI dan model buatan dalam negeri.
CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan, perusahaannya akan memasok chip AI generasi terbaru. Chip itu akan mendukung pengembangan foundation model AI buatan Jepang.
Nvidia menjalankan kolaborasi itu bersama Noetra Corp. Perusahaan dukungan pemerintah Jepang itu akan membangun AI factory atau pusat komputasi AI.
Pusat komputasi itu akan menjadi fondasi pengembangan model AI multimodal untuk physical AI. Teknologi itu memungkinkan robot dan berbagai perangkat bekerja secara mandiri.
Noetra mulai beroperasi penuh pada Kamis (16/7). Konsorsium beranggotakan 44 perusahaan Jepang membentuk perusahaan itu pada Januari. Anggotanya antara lain Sony Group, SoftBank, NEC, dan Honda Motor.
Pemerintah Jepang menyiapkan dana 1 triliun yen selama lima tahun. Nilainya sekitar Rp 111 triliun dengan asumsi 1 yen setara Rp 111. Dana itu akan mempercepat pembangunan ekosistem AI nasional.
Nvidia juga akan memasok 27.500 prosesor grafis atau GPU Rubin. Seluruh GPU itu akan menunjang operasional pusat komputasi AI.
"Nvidia merasa terhormat dapat menyediakan sistem komputasi untuk infrastruktur AI nasional pertama Jepang," kata Huang dalam acara Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang di Tokyo.
Pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi menempatkan AI sebagai satu dari 17 sektor strategis. Pemerintah menilai sektor itu penting bagi pertumbuhan ekonomi dan keamanan nasional.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




