Untuk mencegah insiden, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turun langsung memberikan edukasi keselamatan dan kesehatan kerja lingkungan (K3L) kepada civitas akademika Universitas Narotama, Surabaya, Jawa Timur.
Mengusung tema “Mahasiswa Cakap K3L: Mengenal Bahaya, Bertindak di Lingkungan Kampus”, kegiatan ini membekali mahasiswa cara mengenali potensi bahaya listrik, memahami prinsip K3L, hingga langkah preventif maupun responsif saat darurat.
Baca Juga: Perekonomian Nasional Tetap Tangguh, NTB Dorong Agroindustri Sebagai Katalis Pertumbuhan Baru
Edukasi berlangsung dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab.
Peserta mendapat pemahaman mengenai risiko kecelakaan listrik, penggunaan listrik yang aman, serta cara pencegahan dan penanganan insiden.
Officer K3 dan Keamanan PLN UIP Nusra Ahmad Faisal Kurniawan menegaskan kesadaran mahasiswa menjadi kunci utama mencegah kecelakaan.
“Banyak insiden bisa dicegah dengan langkah sederhana, seperti tidak menumpuk steker, tidak menyentuh kabel telanjang, dan segera melapor bila ada instalasi rusak,” ujarnya.
Ahmad Faisal juga mengajak mahasiswa menjadi agen keselamatan listrik yang mampu menyebarkan perilaku aman, baik di kampus maupun masyarakat.
“Ini bentuk tanggung jawab PLN, khususnya bidang K3, untuk membangun kesadaran penggunaan listrik secara bijak,” katanya.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Alumni, dan Tracer Study Universitas Narotama Tahegga Primananda Alfath mengapresiasi langkah PLN.
Baca Juga: Kasus Korupsi LCC, Zaini Arony Dituntut 10,5 Tahun Penjara, Isabel Tanihaha 9 Tahun
Menurutnya, kegiatan ini membekali mahasiswa untuk menghadapi berbagai potensi risiko dengan pola pikir sistematis.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu mengenali risiko, melakukan mitigasi, dan bertindak responsif terhadap aspek keselamatan, kesehatan kerja, maupun lingkungan. Kompetensi ini akan menjadi nilai tambah ketika mereka memasuki dunia kerja,” jelasnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP Nusra Rizki Aftarianto menambahkan bahwa program edukasi K3L merupakan langkah strategis perusahaan membangun budaya keselamatan di masyarakat.
“Selain menghadirkan listrik andal, PLN juga memastikan masyarakat paham pentingnya keselamatan listrik. Edukasi seperti ini akan terus kami lakukan di berbagai wilayah kerja sebagai komitmen menciptakan lingkungan aman, sehat, dan berkelanjutan,” tegas Rizki. (*)
Editor : Marthadi