LombokPost - "Siapa yang bersalawat kepadaku sekali, maka Allah SWT bersalawat kepadanya sepuluh kali" (HR. Muslim)
Pembaca yang berbahagia, di antara kemuliaan Nabi Muhammad SAW adalah bahwa perintah Allah kepada orang-orang beriman untuk bersalawat kepada beliau didahului oleh pemberitahuan bahwa Allah sendiri dan para malaikat-Nya bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam Alquran, Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)
Baca Juga: SMPN 11 Mataram Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Tradisi Begibung
Pembaca yang dirahmati Allah SWT. Allah tidak langsung berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kepada Nabi." Akan tetapi Allah terlebih dahulu menyebut diri-Nya Yang Maha Suci dan para malaikat-Nya bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Ini menunjukkan betapa agung kedudukan Rasulullah SAW di sisi Allah.
Baca Juga: SMKN 3 Mataram Tanamkan Akhlak Mulia Lewat Maulid Nabi Muhammad SAW
Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa ayat ini merupakan bentuk pemuliaan terbesar kepada Nabi SAW, karena Allah mengabarkan kepada seluruh makhluk bahwa nabi-Nya adalah sosok yang senantiasa mendapatkan curahan rahmat, pujian, dan kemuliaan dari Allah serta doa dari para malaikat.
Ibn 'Athaillah As-Sakandari berkata: "Cukuplah sebagai kemuliaan bagi Nabi SAW bahwa Allah SWT memulai salawat kepada beliau dengan salawat-Nya sendiri sebelum memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk bersalawat."
Maka seorang mukmin yang banyak bersalawat sesungguhnya sedang mengikuti amalan Allah dan para malaikat, serta menunjukkan rasa cinta dan penghormatannya kepada Rasulullah SAW.
Baca Juga: MAN Lobar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, 58 Dulang Meriahkan Tradisi Penuh Kekhidmatan
Karena itu, pembaca yang budiman. Perbanyaklah salawat. Karena salawat adalah cahaya hati, sebab turunnya rahmat, pembuka keberkahan, dan jalan meraih syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat. Wallahu alam bisshawab. (*)
Editor : Redaksi Lombok Post Online