Seluruh anggota komunitas yang terlibat diwajibkan untuk mengikuti prokes ketat dan memakai safety gear lengkap agar tetap #Cari_Aman dalam kondisi masa pandemi seperti saat ini. Titik kumpul para peserta di kedai Nakaminum sekaligus sebagai lokasi start rombongan touring.
Di lokasi titik kumpul, panitia dan seluruh rombongan menyiapkan sembako yang akan di bagikan. Perjalanan dari kedai Nakaminum menuju Pondok Pesantren Nurul Jannah ditempuh hanya dalam waktu 10 menit atau dengan jarak sekitar 3 kilometer.
Sebelum menuju lokasi CSR, ketua HALO yang akrab disapa Mas Rano memberikan briefing singkat dan di lanjutkan dengan doa bersama agar acara dapat berjalan dengan lancar.
“Agar sama-sama nyaman dan aman, kami jaga ketat prokes dalam kegiatan ini. Tujuan sosial dari kegiatan ini semoga dapat menjadi manfaat dan berkah bagi sesama. Jadi jangan sampai rekan-rekan yang tergabung dalam baksos ini malah sampai sakit. Kami tetap utamakan keamanan dan kenyamanan bersama,” ucap Rano selaku ketua HALo.
Setelah sampai di lokasi CSR, para santri menyambut rombongan komunitas dengan sangat antusias. Acara diawali dengan bincang-bincang serta silahturahmi komunitas bersama pengurus Pesantren. Setelah halal bi halal selesai, mereka menuntup dengan foto bersama serta pemberian paket sembako.
Semua rombongan akhirnya kembali menuju ke Kedia Nakaminum. Agenda selanjutnya yaitu komunitas HALo melakukan touring rolling city sembari menunggu waktu berbuka puasa. Ngabuburide dilakukan di seputaran Kota Mataram bersama komunitas Honda yang dibawah paguyuban HALO. (*/adv/r10) Editor : Baiq Farida