LombokPost - Kalidou Koulibaly, bek jangkung asal Senegal, kembali jadi sorotan. Cerita lamanya saat membela Napoli, mendadak viral lagi.
Bukan karena gol atau tekel maut, tapi karena Kalidou Koulibaly tinggalkan istrinya yang sedang melahirkan demi memenuhi perintah pelatih. Ironisnya, setelah kembali ke stadion, Koulibaly malah dicadangkan.
Kisah ini kembali mencuat dan ramai dibahas media dunia serta netizen.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Logo dan Tema HUT ke 80 RI: Simbol Persatuan Tanpa Batas
Bukan sekadar soal sepak bola, tapi tentang harga sebuah pengorbanan, dan bagaimana seorang pemain besar harus menelan kenyataan pahit demi loyalitas tim.
Kejadian itu terjadi saat Napoli bersiap menghadapi Sassuolo. Dalam sesi taktik pagi hari, ponsel Koulibaly bergetar tak henti.
Istrinya memberi kabar bahwa proses persalinan dimulai lebih cepat. Koulibaly panik, lalu menghampiri pelatih Maurizio Sarri.
BacBaca Juga: GPT 5 Makin Dekat! Bocoran Fitur Canggih dan Tanggal Rilis Mulai Terungkapa Juga: Henry Cavill Tak Lagi Jadi Superman, Ini Pengakuan Jujur James Gunn
“Pak, saya harus pergi. Anak saya akan lahir,” kata Koulibaly. Tapi sang pelatih menjawab, “Tidak, saya butuh kamu malam ini.”
Setelah adu argumen dan pelatih berpikir sambil merokok, akhirnya ia mengizinkan Koulibaly ke klinik, dengan satu syarat: harus kembali sebelum laga malam dimulai.
Koulibaly sampai di klinik pukul 13.30. Putranya lahir dengan selamat. Tapi jam 16.00, pelatih menelpon dan memintanya segera kembali.
Dengan berat hati, Koulibaly tinggalkan istri dan bayinya. Namun saat ia tiba di stadion, namanya tak ada di susunan pemain utama.
Ia syok. "Saya meninggalkan anak dan istri demi pertandingan, tapi hanya duduk di bangku cadangan? Saya hampir menangis," kenangnya.
Setelah bertahun-tahun, cerita ini ia bagikan lagi dalam wawancara baru. Media seperti Sky Sports, L’Équipe, dan Goal.com langsung mengangkatnya. Netizen pun ramai menyuarakan empati. Tagar #Koulibaly dan #FamilyFirst trending di media sosial.
Agen pelatih Maurizio Sarri pun akhirnya buka suara. Ia menyebut keputusan itu diambil dalam tekanan, dan tak ada niat menyakiti hati pemain. Tapi publik tetap geram.
Kasus Kalidou Koulibaly tinggalkan istri yang melahirkan tapi malah dicadangkan ini memicu diskusi besar tentang etika dalam dunia sepak bola.
Beberapa federasi, termasuk Italia dan Arab Saudi, sedang menyusun pedoman baru soal izin darurat keluarga bagi pemain.
Kini, Kalidou Koulibaly bermain di Al Hilal dan tampil konsisten di Liga Champions Asia. Tapi kisah ini tak mudah ia lupakan.
Kalidou Koulibaly dicadangkan saat meninggalkan momen kelahiran anaknya, tapi dari sana ia belajar banyak hal, termasuk soal batas kesetiaan.
Cerita Kalidou Koulibaly tinggalkan istri untuk pertandingan ini menjadi pengingat keras bahwa di balik sorotan lapangan, ada dilema manusiawi yang kerap terabaikan. (***)
Editor : Alfian Yusni