LombokPost - Drama saga transfer Ardon Jashari dari Club Brugge ke AC Milan benar-benar menguras energi.
Fans AC Milan bahkan geram dan menyerbu akun medsos Club Brugge dengan hashtag #FreeJashari.
Milanisti seluruh dunia agaknya kecewa dengan Club Brugge yang tidak mau melepas Ardon Jashari dengan mudah.
AC Milan sejatinya sudah menaikkan tawaran mereka, tapi respons resmi dari Club Brugge masih belum ada.
Bahkan sejumlah media Belgia percaya bahwa tawaran AC Milan untuk Ardon Jashari itu akan ditolak lagi.
Padahal ini adalah langkah yang sangat penting bagi AC Milan, karena mereka perlu mendapatkan Ardon Jashari untuk memperkuat lini tengah.
Yang membuat Milanisti, basis suporter AC Milan sangat geram adalah Club Brugge malah mencoba menawarkan Ardon Jashari ke klub Premier League.
Mereka melakukan semacam lelang harga, yang tentu saja membuat fans AC Milan makin gerah.
Strategi Club Brugge ini dianggap sebagai "mental dagang" yang tidak patut dipertontonkan.
Memanfaatkan tawaran tinggi AC Milan untuk disampaikan pada klub lain, dengan tujuan mendapat tawaran lain yang lebih tinggi.
Padahal, Ardon Jashari sendiri sudah menegaskan dia hanya ingin pindah ke AC Milan.
Namun, AC Milan belum nyerah dan masih mengandalkan tekad kuat Ardon Jashari untuk bergabung.
Sebelumnya Ardon Jashari sendiri sudah menolak tawaran dari West Ham dan Wolverhampton Wanderers karena hanya ingin bergabung dengan AC Milan.
Ini adalah langkah yang sangat penting bagi Ardon Jashari, karena dia perlu memilih klub yang tepat untuk karirnya.
AC Milan dan Club Brugge masih dalam proses negosiasi, dengan AC Milan menawarkan total paket pembeliN sekitar € 38 juta termasuk bonus.
Sementara Club Brugge meminta € 40 juta sebagai harga pokok tanpa syarat bonus ini itu.
Bagaimana sikap kalian para Milanisti, apakah juga mendukung #FreeJashari dan ingin Jashari bergabung dengan AC Milan?
Ataukah berpihak pada Club Brugge yang memang punya hak sesuai kontrak terhadap Ardon Jashari? Kita tunggu saja bagaimana perkembangan selanjutnya. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic