Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Liverpool Keok Lawan Crystal Palace! Arne Slot Murka, Soroti Lini Belakang dan Debut Alexander Isak

Alfian Yusni • Minggu, 28 September 2025 | 09:54 WIB
Pelatih Arne Slot terang-terangan murka dengan performa lini belakang yang gagal mengantisipasi dua gol Crystal Palace yang semuanya lahir dari situasi bola mati. (Foto: instagram)
Pelatih Arne Slot terang-terangan murka dengan performa lini belakang yang gagal mengantisipasi dua gol Crystal Palace yang semuanya lahir dari situasi bola mati. (Foto: instagram)

LombokPost - Liverpool kalah 1-2 dari Crystal Palace dalam laga pekan keenam Liga Inggris 2025-2026 di Selhurst Park, Sabtu (27/9/2025) malam WIB.

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Liverpool musim ini, sekaligus menghentikan catatan sempurna lima kemenangan beruntun di Premier League.

Pelatih Arne Slot terang-terangan murka dengan performa lini belakang yang gagal mengantisipasi dua gol Crystal Palace yang semuanya lahir dari situasi bola mati.

Gol Ismaila Sarr pada menit ke-10 tercipta lewat sepak pojok, sedangkan gol penentu kemenangan Eddie Nketiah di masa tambahan waktu berawal dari lemparan jauh ke kotak penalti.

Padahal, Liverpool sempat menyamakan skor melalui Federico Chiesa pada menit ke-87 dan hampir mengulangi kebiasaan mereka mencetak gol telat penentu kemenangan. Namun, kesalahan pertahanan membuat The Reds pulang dengan tangan hampa.

Arne Slot Kecewa Berat: ‘Bukan Standar Kami!’

Usai pertandingan, Arne Slot tidak menutupi rasa kecewanya. Ia mengakui Crystal Palace pantas menang, bahkan menilai timnya beruntung tidak kalah dengan selisih lebih besar.

“Palace pantas menang. Mereka jauh lebih baik di babak pertama, seharusnya bisa unggul tiga atau empat gol,” ujar Slot kepada BBC Match of the Day.

“Di babak kedua kami jauh lebih baik, menciptakan banyak peluang tapi gagal memanfaatkannya. Kami sempat menyamakan skor, tapi kembali kebobolan dari set-piece. Cara kami bermain di babak pertama jelas bukan standar kami,” tegasnya.

Slot menyoroti kelemahan Liverpool saat menghadapi bola mati yang sempat menjadi kekuatan musim lalu.

 

Ia menuntut anak asuhnya untuk segera memperbaiki lini belakang jika ingin bersaing di papan atas.

“Musim lalu ini kekuatan kami. Tapi kami harus segera membuktikan kalau masih tangguh menghadapi set-piece. Sulit menang kalau kebobolan dua gol dari bola mati,” tambah Slot.

Statistik Buruk: Pertahanan Rapor Merah, Serangan Masih Tumpul

Meski Liverpool sebelumnya menyapu bersih lima laga Premier League serta menang di Liga Champions dan Piala Liga, performa mereka musim ini belum meyakinkan.

Dalam enam pertandingan liga, The Reds selalu mencetak gol di menit-menit akhir untuk meraih poin, tanda bahwa permainan mereka belum sefluid musim lalu.

Kekalahan dari Crystal Palace membuka celah kelemahan Liverpool di dua sektor: pertahanan yang rapuh dan serangan yang belum tajam.

Debut Alexander Isak: Cukup Baik Meski Gagal Cetak Gol

Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena debut starter Alexander Isak di Premier League bersama Liverpool.

Striker asal Swedia itu didatangkan dari Newcastle dengan harga fantastis £125 juta (Rp 2,7 triliun) pada deadline day bursa transfer musim panas.

Meski gagal mencetak gol, Arne Slot tetap memuji penampilan Isak yang menurutnya cukup baik.

Pemain 26 tahun ini tampil selama 84 menit meski sebelumnya Slot mengaku belum siap memainkannya penuh.

 

“Dia sebenarnya hampir mencetak gol. Dia bermain jujur tetap berdiri saat ditarik bajunya hingga kehilangan keseimbangan ketika menembak. Itu cukup membuatnya gagal mencetak gol,” jelas Slot.

“Dia semakin dekat mencetak gol, hanya saja belum beruntung. Secara keseluruhan, penampilannya cukup baik.”

Statistik Isak memang belum memuaskan: hanya mencatatkan satu umpan sukses di babak pertama, tiga tembakan meleset, dua peluang besar terbuang, dan nihil gol serta assist. Namun Slot percaya sang striker akan segera beradaptasi.

Head-to-Head Panas: Liverpool vs Crystal Palace

Kekalahan ini menambah catatan ketat pertemuan kedua tim. Dalam empat laga terakhir, Liverpool dan Palace sama-sama mengantongi satu kemenangan dan dua hasil imbang. Palace juga kini belum terkalahkan dalam 17 laga terakhir mereka di semua kompetisi.

Bagi Liverpool, laga ini menjadi peringatan dini bahwa mereka tidak boleh lengah.

Fokus Slot kini tertuju untuk memperkuat pertahanan menghadapi bola mati serta meningkatkan efektivitas di lini depan. (***)

Editor : Alfian Yusni
#liverpool #arne slot #crystal palace