LombokPost - Dengan kembalinya Rafael Leao dari cedera, akankah Massimiliano Allegri mengubah formasi dari 352 AC Milan menjadi 433?
Pertanyaan ini menyeruak di kalangan fans AC Milan mengingat potensi yang dimiliki Rafael Leao.
Sungguh sayang jika potensinya yang biasa menyisir dari sisi kiri penyerangan tak dimaksimalkan AC Milan.
Jika pakem 352 dipertahankan AC Milan, hampir pasti Rafael Leao hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Hal itu seiring Christian Pulisic yang tampil gemilang, plus Santiago Gimenez yang disukai pelatih AC Milan karena terus bergerak membuka ruang selama pertandingan.
Sedangkan jika 433 diadopsi AC Milan akan ada satu bek yang dikorbankan, plus menarik Alexis Saelemaekers dan Pervis Estupinan lebih ke belakang.
Alessandro Florenzi mantan pemain AC Milan turut angkat bicara tentang Santiago Gimenez dan Rafael Leao.
“Santiago Gimenez? Saya melihat dia jauh lebih baik secara fisik, dia selalu memiliki dua peluang emas per pertandingan, itu berarti bahwa cepat atau lambat dia akan ke top perform,” ujarnya mengomentari striker AC Milan itu.
Terkait Rafael Leao baginya, tugas terpenting yang akan dimiliki Massimiliano Allegri adalah menemukan posisi yang pass bagi pemain AC Milan berkebangsaan Portugal itu.
Baca Juga: Rafael Leao dan Christopher Nkunku Dalam Sorotan, tapi Dibela Pelatih AC Milan
Rafael Leao disebut berkembang pesat dengan Pioli, pelatih AC Milan terdahulu, dan dia memiliki tim yang bermain untuknya.
"Bagi saya dia bukan pemain biasa, dia kuat. Rafael Leao hanya masih belum tahu seberapa kuat dirinya di lapangan itu saja," ujarnya mengomentari pemain sayap depan yang kini di sorong menjadi striker AC Milan itu.
Jadi bagaimana AC Milan? Korbankan Rafael Leao atau ganti ke formasi lawas untuk mengakomodirnya? (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic