Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Waduh Arsenal Terancam FFP, Gabriel Jesus dan Bintang Lain Masuk Daftar Jual

Pujo Nugroho • Selasa, 18 November 2025 | 20:11 WIB
Gabriel Jesus menjadi salah satu pemain Arsenal yang masuk dalam daftar jual.
Gabriel Jesus menjadi salah satu pemain Arsenal yang masuk dalam daftar jual.

LombokPost - Kabar mengejutkan mengguncang markas Arsenal menjelang dibukanya bursa transfer Januari 2026. Raksasa London Utara ini dikabarkan tengah menyusun daftar pemain yang berpotensi dilepas, termasuk penyerang andalan mereka asal Brasil, Gabriel Jesus.

Keputusan drastis ini muncul sebagai respons strategis untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub, terutama setelah pengeluaran besar-besaran yang dilakukan Arsenal di musim panas sebelumnya.

Isu kepatuhan terhadap regulasi Financial Fair Play (FFP) menjadi alasan utama di balik rencana perombakan skuad ini. Penjualan pemain dengan nilai tinggi, seperti Gabriel Jesus, dinilai sebagai cara tercepat bagi Arsenal untuk menghindari sanksi dan menciptakan ruang finansial bagi potensi rekrutan baru yang diinginkan manajer Mikel Arteta.

Spekulasi mengenai masa depan bintang-bintang Arsenal pun kini memanas di media-media Eropa. Meskipun Gabriel Jesus santer dikabarkan masuk daftar jual, terjadi perkembangan terbaru yang sangat signifikan. Penyerang berusia 28 tahun itu secara tegas membantah rumor kepergiannya dari Arsenal.

Tak hanya itu, pihak klub, setelah melalui pertimbangan mendalam, dilaporkan telah melakukan U-turn atau perubahan keputusan yang dramatis, Arsenal kini berencana mempertahankan Gabriel Jesus di Emirates Stadium.

Sebelumnya, spekulasi penjualan Gabriel Jesus sempat menguat, terutama setelah ia mengalami cedera ACL serius pada Oktober 2025. Kedatangan penyerang-penyerang baru seperti Viktor Gyokeres dan Kai Havertz semakin memperketat persaingan di lini depan Arsenal, memicu dugaan bahwa klub akan melepasnya.

Bahkan, klub raksasa Brasil seperti Flamengo dan Palmeiras dikabarkan sudah menunjukkan minat serius, dengan Flamengo disebut-sebut siap mengajukan tawaran senilai sekitar £26 juta untuk merekrut Gabriel Jesus.

Namun, pada pertengahan November 2025, situasi berbalik 180 derajat. Arsenal meyakini bahwa Gabriel Jesus tetap merupakan aset krusial, terutama untuk menghadapi paruh kedua musim dan ambisi mereka mengakhiri paceklik trofi Liga Inggris. Mikel Arteta juga secara terbuka menyatakan keinginannya untuk tetap mempertahankan Gabriel Jesus dalam skuadnya.

Gabriel Jesus sendiri memberikan bantahan keras pada 16 dan 17 November 2025. Ia menegaskan fokusnya saat ini hanya pada pemulihan kebugaran dan kembali tampil terbaik di bawah asuhan Arteta. Jesus menyatakan tidak pernah menjalin kontak dengan klub lain dan merasa tidak logis untuk meninggalkan Arsenal setelah klub memberikan dukungan penuh selama masa pemulihan cederanya.

Meskipun Gabriel Jesus dipastikan bertahan, daftar jual Arsenal tetap terisi. Strategi penjualan pemain ini tetap penting untuk mematuhi aturan FFP dan mengoptimalkan skuad.

Dua nama besar yang kini menjadi sorotan utama dan berpotensi dilepas adalah penyerang asal Belgia, Leandro Trossard, dan bek kiri Ukraina, Oleksandr Zinchenko. Keduanya dinilai memiliki nilai jual yang tinggi dan dapat memberikan pemasukan signifikan bagi Arsenal untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub.

Selain Trossard dan Zinchenko, beberapa pemain yang kurang mendapatkan menit bermain juga masuk dalam kandidat potensial untuk dilepas oleh Arsenal. Nama-nama seperti Albert Sambi Lokonga, Kieran Tierney, Jakub Kiwior, Karl Hein, dan Reiss Nelson diperkirakan akan mencari tantangan baru di klub lain pada bursa transfer Januari 2026.

Arsenal telah menghabiskan lebih dari £250 juta pada bursa transfer musim panas sebelumnya, menjadikan kepatuhan FFP sebagai prioritas. Penjualan pemain ini bukan hanya soal uang, tetapi juga soal optimalisasi skuad. Arteta ingin memastikan ia memiliki tim yang efisien dan kompetitif, di mana setiap pemain memiliki peran yang jelas.

Kembalinya pemain kunci seperti Kai Havertz, Martin Odegaard, dan Noni Madueke setelah jeda internasional membuat lini serang Arsenal semakin kuat. Meskipun Gabriel Jesus kerap dilanda cedera, skill dan etos kerjanya sangat vital bagi skema permainan Arteta.

Dengan usia yang masih 28 tahun, Gabriel Jesus tetap menjadi aset berharga, baik sebagai starter maupun sebagai opsi rotasi yang efektif dalam perburuan gelar Liga Inggris Arsenal.

Editor : Pujo Nugroho
#daftar jual #gabriel jesus #ffp #the gunners #arsenal