LombokPost - Kemenangan telak 4-1 Arsenal atas rival abadi mereka, Tottenham Hotspur, dalam gelaran Derbi London Utara terbaru memang pantas disorot. Bukan hanya karena hasil ini memperpanjang catatan tak terkalahkan The Gunners di semua kompetisi dan memantapkan posisi mereka di puncak klasemen Premier League, tetapi juga karena ada satu rekor personal yang terus dipertahankan. Rekor itu adalah milik sang manajer, Mikel Arteta, yang membuktikan dirinya adalah "Raja" sejati dalam duel Arsenal vs Tottenham Hotspur.
Sejak 15 tahun terakhir, Tottenham Hotspur tidak pernah merasakan kemenangan di markas Arsenal. Dan jika ada satu sosok yang menjadi jaminan kelanjutan rekor tersebut, dia adalah Mikel Arteta. Sejak berkarier di Arsenal, baik sebagai pemain maupun manajer, pria asal Spanyol ini memiliki catatan pribadi yang sensasional: dia tidak pernah kalah dalam pertandingan kandang melawan Tottenham Hotspur di kompetisi mana pun di Emirates Stadium.
Kisah cinta Mikel Arteta dengan Derby London Utara di kandang sendiri dimulai pada Februari 2012. Kala itu, ia turun sebagai gelandang bersama Alex Song dan Thomas Rosicky. Kontribusinya sangat nyata, umpan silangnya untuk Bacary Sagna menjadi awal comeback spektakuler setelah Arsenal sempat tertinggal 0-2, sebelum akhirnya menang telak 5-2.
Setahun kemudian, November 2012, Mikel Arteta kembali berperan dalam skor kemenangan yang sama. Momen sebagai pemain ditutup dengan catatan manis, termasuk sukses 2-0 di Piala FA dan dua hasil imbang 1-1 pada 2014 dan November 2015, di mana ia tampil dari bangku cadangan di akhir pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur terakhirnya sebagai pemain.
Setelah gantung sepatu, aura tak terkalahkan Mikel Arteta dalam Derbi London Utara kandang berlanjut saat ia kembali ke bench sebagai manajer. Pada Maret 2021, ia mencatatkan kemenangan 2-1 atas Tottenham Hotspur racikan Jose Mourinho. Gol perdana Martin Odegaard di Liga Primer dan penalti Alexandre Lacazette memastikan kemenangan comeback The Gunners.
Skuad Mikel Arteta kemudian menaklukkan tim yang dipimpin Nuno Espirito Santo (3-1 pada September 2021) dan Antonio Conte (3-1 pada Oktober 2022). Meskipun Ange Postecoglou sempat mencuri hasil imbang 2-2 setahun kemudian, kemenangan 2-1 Arsenal atas Tottenham Hotspur di Emirates Stadium pada Januari lalu memperpanjang rekor tak terkalahkan Mikel Arteta di kandang menjadi 10 pertandingan, lima saat ia masih bermain dan lima sebagai manajer.
Bahkan jika rekor kandang sempurna Mikel Arteta diperluas dengan memasukkan lawatan ke markas, statistiknya tetap impresif. Saat masih berstatus pemain, ia hanya kalah dua kali dari sembilan kunjungan ke kandang Tottenham Hotspur. Sementara sebagai manajer, ia baru menelan tiga kekalahan dari total 11 pertemuan melawan Tottenham Hotspur.
Secara keseluruhan, setelah kemenangan 4-1 hari Minggu, Mikel Arteta kini memiliki rekor gabungan 13 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya lima kekalahan dari total 21 pertandingan Derbi London Utara yang pernah ia jalani. Angka ini dengan jelas mengukuhkan statusnya sebagai salah satu figur paling dominan dalam sejarah rivalitas antara Arsenal vs Tottenham Hotspur.
Editor : Pujo Nugroho