LombokPost - Tak ada salahnya mencoba hal baru, misalnya, bagi AC Milan kembali pada posisi 4-3-3.
Keberanian untuk mencari alternatif mutlak diperlukan, terutama untuk mengatasi masalah lini depan AC Milan yang tidak mengesankan sama sekali.
Misalnya dengan memasangkan Tria Rafael Leao di kiri, Christian Pulisic di kanan, dan di ujung tombaknya adalah Christopher Nkunku.
Christopher Nkunku pada musim 2023 sebelum cedera dalah pemain yang hampir sempurna untuk posisi penyerang.
Dia punya begitu banyak kelebihan sebagai penyerang menurut WhoScored yang merincikan hal tersebut.
Pertanyaannya, mengapa di AC Milan kini dia tampak jadi kelemahan, baru mencetak 1 gol, itu pun di Coppa Italia.
Dengan mengubah formasi, mungkin saja Christopher Nkunku bisa mendapatkan ketajamannya lagi, dengan dukungan Rafael Leao dan Christian Pulisic dari sayap serang kiri dan kanan AC Milan.
Di lain pihak, striker AC Milan lainnya yang sejauh ini juga tampil mengecewakan, Santiago Gimenez tampaknya tak punya niat pergi dari AC Milan.
“Dari pihak kami, kami sama sekali tidak punya keinginan untuk pergi dari AC Milan. Santiago sangat bahagia di Milan dan saya rasa ketika dia sudah benar-benar fit, dia bisa menjadi pemain yang sangat penting,” ujar ayah pemain tersebut yang turut angkat bicara soal masa depan anaknya.
Baca Juga: Terlempar dari Coppa Italia, Buat Nasib Pemain Pelapis AC Milan Kian Suram
Karena hak-hal itu, pilihan bagi pelatih AC Milan Massimiliano Allegri jelas, memaksimalkan stok yang ada, dan mengubah formasi adalah salah satu pilihan yang mungkin dilakukan.
Bisakah Rafael Leao bermain sebagai CF atau penyerang tengah, Andriy Shevchenko, mantan striker AC Milan angkat suara.
"Ya, jika tim bermain lebih dalam dan berhasil membuat ruang di depan. Pemain seperti Rafael Leao, dengan karakteristiknya, sangat cepat dan menyerang sangat dalam. Menurutku, dia harus meningkatkan dirinya (sebagai CF) karena dia belum pernah benar-benar bermain sebagai penyerang tengah," ujar mantan pemain AC Milan yang pernah diganjar penghargaan pemain terbaik Ballon d'Or itu.
"Itu posisi dimana dia masih harus beradaptasi. Tapi dia memiliki apa yang dibutuhkan, dia punya kecepatan dan sekarang punya kesadaran bahwa dia bisa melakukan sesuatu yang penting untuk AC Milan," lanjut Andriy Shevchenko.
Ya, kini saatnya Massimiliano Allegri bereksperimen, siapa yang disulap menjadi predator dan siapa yang harus dikorbankan di AC Milan.
Editor : Prihadi Zoldic