Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hasil Derby Manchester: United Gilas City 2-0, Debut Sempurna Michael Carrick dan Awal Kebangkitan King MU!

Akbar Sirinawa • Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:53 WIB
MU menang di kandang melawan Manchester City. (IG MU)
MU menang di kandang melawan Manchester City. (IG MU)

 

 

LombokPost-Theatre of Dream kembali bergemuruh. Michael Carrick berhasil menandai debutnya sebagai manajer interim Manchester United dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas rival sekota, Manchester City, pada Sabtu (17/1) malam.

Dua gol kemenangan United dicetak oleh Bryan Mbeumo pada menit ke-65 dan Patrick Dorgu pada menit ke-76.

Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin krusial, tetapi juga membawa United merangsek ke posisi empat besar klasemen sementara Premier League.

Analisa Taktik: Kemenangan Transisi atas Dominasi

Sepanjang laga, Manchester City asuhan Pep Guardiola sebenarnya mendominasi penguasaan bola hingga 68 persen.

Namun, Michael Carrick menerapkan strategi low-block yang sangat disiplin. United membiarkan City menguasai bola di area tengah, namun menutup rapat ruang tembak di sepertiga akhir.

Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi. Gol pertama yang dicetak Mbeumo lahir dari serangan balik cepat yang diinisiasi oleh Bruno Fernandes.

Begitu pula dengan gol kedua Dorgu yang memanfaatkan assist matang dari Matheus Cunha. Strategi ini membuat pertahanan City yang dijaga Gianluigi Donnarumma seringkali terekspos dalam situasi satu lawan satu.

Kedisiplinan Harry Maguire dan Lisandro Martinez patut diacungi jempol. United tidak memberikan ruang bagi Erling Haaland untuk melakukan sprint di belakang garis pertahanan.

Dengan kiper Senne Lammens yang tampil tenang, United berhasil mencatatkan clean sheet krusial dalam debut Carrick.

Eksploitasi Krisis Pertahanan City

Absennya pilar utama seperti Ruben Dias, John Stones, dan Josko Gvardiol (cedera fraktur tibia) memaksa Pep Guardiola menurunkan duet bek tengah muda, Abdukodir Khusanov dan Max Alleyne.

Analisa dari The Guardian menyoroti bahwa kurangnya koordinasi antara dua bek muda ini menjadi titik lemah utama. United secara cerdik membiarkan City menguasai bola (68 persen penguasaan), namun langsung menghukum lewat transisi cepat saat bola berhasil direbut.

Baca Juga: Derby Manchester Malam Ini: Ujian Perdana Carrick Redam Senjata Baru Guardiola Senilai Rp 1,3 Triliun

Drama VAR: Tiga Gol United Dianulir

Pertandingan ini bisa saja berakhir dengan skor lebih telak jika bukan karena intervensi VAR.

Tercatat ada tiga gol United yang dibatalkan oleh wasit Anthony Taylor karena posisi offside yang sangat tipis:

Meskipun tiga gol dianulir, mentalitas para pemain United tetap terjaga hingga peluit panjang dibunyikan.

Ketangguhan lini belakang yang dikomandoi Harry Maguire menjadi faktor penting dalam meredam agresivitas Erling Haaland yang dibuat "tak berkutik" sepanjang laga.

Statistik dan Dampak Klasemen

Dengan kemenangan ini, Manchester United kini mengoleksi 35 poin dan naik ke peringkat keempat.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Manchester City yang tertahan di posisi kedua dengan 43 poin, membuat selisih mereka dengan Arsenal di puncak klasemen berpotensi semakin menjauh.

Statistik Akhir Pertandingan:

Editor : Akbar Sirinawa
#city #Mbeumo #united #Guardiola #michael carrick #Bryan Mbeumo #manchester city #manchester united #mu