Kepastian ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan sang pemain yang sempat menjadi komoditas panas pada bursa transfer sebelumnya.
Guehi sebelumnya hampir mencapai kesepakatan dengan Liverpool pada musim panas lalu. Namun, pihak The Eagles membatalkan proses transfer tersebut pada saat-saat terakhir dan memilih untuk mempertahankan sang bek hingga jendela transfer Januari ini, sebelum akhirnya memutuskan untuk melepasnya ke Etihad Stadium.
Pemain bertahan berusia 25 tahun itu dilaporkan telah menandatangani kontrak jangka panjang yang akan mengikatnya hingga tahun 2031 dengan upah sedikitnya 200.000 poundsterling per minggu.
Menariknya, biaya transfer yang disepakati dilaporkan berada di angka 20 juta poundsterling, nilai yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan angka yang sempat dibahas dengan Liverpool musim panas lalu.
Kehadiran Guehi diproyeksikan untuk mengisi kekosongan krusial di lini pertahanan The Citizens menyusul cederanya John Stones, Ruben Dias, dan Josko Gvardiol. Dalam keterangannya melalui laman resmi klub, Guehi menyatakan rasa bangga dan antusiasmenya bergabung dengan skuad asuhan Pep Guardiola.
"Saya sangat senang dan sangat bangga menjadi pemain Manchester City. Kepindahan ini terasa seperti puncak dari semua kerja keras yang telah saya lakukan dalam karier saya. Saya sekarang berada di klub terbaik di Inggris dan bagian dari skuad pemain yang luar biasa. Rasanya senang bisa mengatakan itu," ujar Guehi.
Ia juga menambahkan ambisinya untuk terus berkembang di bawah arahan staf pelatih kelas dunia.
"Saya ingin berkembang sebagai pemain dan sebagai pribadi, dan saya tahu di klub ini hal itu akan terjadi. Saya mencintai sepak bola, sepak bola telah memberi saya begitu banyak selama ini, dan dapat melanjutkan perkembangan saya di Manchester City adalah momen yang sangat istimewa bagi saya dan keluarga saya."
"Saya benar-benar tidak sabar untuk segera memulai. Saya ingin bertemu rekan-rekan setim saya, berlatih keras, memahami apa yang diharapkan manajer dari saya, dan kemudian menunjukkan kepada penggemar City apa yang bisa saya lakukan," pungkasnya.
Di sisi lain, kepindahan ini berimbas pada stabilitas internal Crystal Palace. Manajer Palace, Oliver Glasner, mengonfirmasi awal pekan ini bahwa dirinya akan menanggalkan jabatannya pada akhir musim nanti.
Glasner merasa kecewa terhadap kebijakan dewan direksi yang bersikeras menjual Guehi sebelum kontrak sang pemain berakhir, sebuah keputusan yang disebutnya sebagai bentuk pengabaian terhadap kebutuhan teknis tim.
Editor : Redaksi Lombok Post