Kemenangan ini memperpanjang rekor tidak terkalahkan The Blues menjadi 18 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi.
Pertandingan diawali dengan tekanan dari tuan rumah. Jean-Philippe Mateta hampir membuka keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi Benoît Badiashile, namun peluang tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Robert Sánchez.
Chelsea merespons melalui skema serangan balik, meski upaya dari Enzo Fernández dan Moisés Caicedo masih belum menemui sasaran.
Momentum Estevao Willian
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-34. Pemain muda berbakat, Estêvão, berhasil memotong umpan ceroboh bek Jaydee Canvot.
Pemain asal Brasil tersebut melakukan akselerasi melewati Tyrick Mitchell sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihalau Dean Henderson. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tim asuhan Liam Rosenior hanya membutuhkan waktu lima menit untuk menggandakan keunggulan.
Estêvão kembali menjadi aktor kunci dengan memberikan umpan matang kepada João Pedro. Setelah melewati penjagaan Adam Wharton, Pedro melepaskan tembakan mendatar yang melewati celah kaki Henderson.
Dominasi Chelsea semakin terlihat saat mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Canvot melakukan pelanggaran handball di kotak terlarang.
Enzo Fernández yang maju sebagai algojo melepaskan tembakan percaya diri untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Krisis bagi The Eagles
Nasib buruk Crystal Palace semakin lengkap setelah Adam Wharton menerima kartu kuning kedua dalam kurun waktu lima menit akibat pelanggaran keras terhadap Caicedo. Gelandang tersebut dipastikan absen pada laga krusial berikutnya melawan Nottingham Forest.
Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-88 melalui gol Chris Richards yang memanfaatkan kemelut setelah sundulan Jefferson Lerma dimentahkan Sánchez. Meski demikian, gol tersebut hanya menjadi hiburan bagi publik Selhurst Park.
Kemenangan ini membawa Chelsea naik ke posisi keempat klasemen sementara. Selain itu, catatan ini menjadikan Liam Rosenior sebagai manajer asal Inggris pertama yang memenangkan dua laga pembuka Premier League sejak Steven Gerrard pada 2021. Sebaliknya, bagi Crystal Palace, hasil ini memperpanjang catatan kelam mereka menjadi 11 pertandingan kompetitif tanpa kemenangan.
Editor : Redaksi Lombok Post