Hal ini merespons gelombang kritik yang menerpa bintang Al Nassr tersebut setelah ia absen dalam beberapa pertandingan terakhir di Liga Pro Arab Saudi.
Kapten timnas Portugal itu dikabarkan telah kembali berlatih pekan ini dan siap merumput kembali setelah sempat absen dalam dua laga terakhir.
Ketidakhadiran Ronaldo tersebut disinyalir sebagai bentuk protes sang pemain terkait urusan transfer klub pada Januari ini.
Menurut laporan A Bola, Ronaldo diprediksi akan kembali tampil dalam laga melawan Al-Fateh akhir pekan depan.
Namun, ia diperkirakan tetap absen dalam perjalanan Al Nassr ke Arkadag untuk laga Liga Champions Asia 2 tengah pekan ini.
Toni Kroos menegaskan bahwa publik seharusnya tidak melupakan jasa besar Ronaldo dalam mengangkat derajat sepak bola Arab Saudi di mata internasional.
“Liga Saudi adalah fenomena aneh. Tidak ada yang pernah mendengar tentang liga ini sebelum kedatangan Cristiano Ronaldo, dan sekarang mereka menghina pria yang membawa mereka ke peta dunia. Jika Cristiano pergi besok, liga ini akan kehilangan semua pesonanya. Tanpa Ronaldo, tidak ada yang akan menonton liga Saudi," ujar Kroos tegas.
Kritik terhadap Ronaldo dianggap kontras dengan kontribusi nyata yang ia berikan di lapangan. Meski baru saja merayakan ulang tahun yang ke-41, ketajaman pemain berjuluk CR7 ini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Sejauh musim ini berjalan, Ronaldo telah mencatatkan statistik yang luar biasa:
Penampilan: 18 pertandingan liga. Gol: 17 gol.
Performa konsisten tersebut membuat banyak pihak menilai Ronaldo masih layak bersaing di level tertinggi, bahkan muncul desakan agar sang megabintang tidak terburu-buru untuk memutuskan pensiun. Kehadiran Ronaldo dinilai tetap menjadi aset terbesar, baik secara teknis maupun komersial, bagi perkembangan sepak bola di Timur Tengah.(*)
Editor : Redaksi Lombok Post